Ramadhan 2018

Pemuda Semarang Rilis Aplikasi Hiburan saat Ramadan

Sebenarnya sudah dibuat sejak lama, tapi memang sengaja saya kumpulkan supaya saat dirilis konsumen bisa memilih aplikasi

Pemuda Semarang Rilis Aplikasi Hiburan saat Ramadan
M Syofri Kurniawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pernah menggunakan aplikasi atau game yang berkonten Islami di Android atau iPhone?

Mungkin satu di antaranya dibuat oleh anak muda yang satu ini. Dialah Ahmad Arif Faizin (23), seorang pemuda asal Semarang yang menciptakan 12 game dan beberapa aplikasi berkonten Islami, yang sudah dirilis di Play Store.

Arif merilis game dan aplikasinya bertepatan dengan bulan suci Ramadan. "Sebenarnya sudah dibuat sejak lama, tapi memang sengaja saya kumpulkan supaya saat dirilis konsumen bisa memilih aplikasi atau game yang bermanfaat untuknya," ucap Arif.

Arif memiliki alasan mengapa ia lebih memilih membuat aplikasi berkonten Islami. Menurutnya, aplikasi dan game tersebut tidak banyak tersedia di Play Store. Apalagi game yang bisa menghibur sekaligus mendidik konsumennya, yang notabennya adalah anak-anak.

Arif menyadari, jika kehidupan seorang anak masih dipenuhi dengan banyak permainan. Tapi ia juga tak ingin melihat anak-anak salah dalam memilih permainan.

"Saya ada misi untuk menghindarkan anak-anak dari game-game yang kurang mendidik bagi mereka. Memang game tersebut menghibur, tapi bisa berpotensi membuat kecanduan dan lupa waktu ibadah," jelas pria lulusan pesantren programer ini.

Berdasar pantauan Tribun Jateng, aplikasi dan game yang sudah dirilis di Play Store di antaranya, Belajar Bahasa Arab: Hewan dan Angka, Akhlak Kepada Orangtua, Mengenal Huruf Hijaiyah, Akhlak Kepada Teman, dan lain sebagainya. Game tersebut menunjukkan gambar animasi yang interaktif dibarengi dengan suara pelafalannya.

Pelafalan tersebut bertujuan supaya anak-anak yang menggunakan aplikasi tidak salah mengucapkannya.

"Orangtua yang mendampingi juga jadi tahu, bagaimana tulisan arab tersebut dibaca dengan benar. Tanpa suara pelafalan, bisa saja ada beberapa kata yang miss. Gambar animasi yang menarik juga penting, karena itulah yang bikin anak-anak betah menggunakan aplikasi tersebut," terangnya.

Sebenarnya Arif tidak sendiri, ia bekerja bersama timnya yang berada di bawah naungan perusahaan PT Integrasi Data Nusantara atau ID-Networkers, yang berpusat di Jakarta. Sedangkan di Semarang, berada di Jalan Prof. Soedarto, Pedalangan, Tembalang. Di Semarang sendiri, ada lima orang yang bekerja bersama Arif. Di perusahaan ini, ia menjabat sebagai trainner.

"Saya sebelum masuk di perusahaan ini adalah seorang santri di IDN. Jadi, IDN juga memiliki pesantren yang seluruh santrinya bukan hanya dididik untuk belajar agama saja. Tetapi juga wajib belajar pemograman, desain grafis, animasi, dan lainnya. Karena kami memiliki jargon,Jagoan IT Pinter Ngaji," urainya.

Pesantren tersebut terletak di Bogor, Jawa Barat, dan rata-rata santrinya sederajat SMP serta SMA. Pesantren yang dikelola IDN menggabungkan antara agama dan teknologi informasi. Maka tak salah, jika aplikasi dan gim yang diciptakan oleh Arif juga dibantu oleh para santri. Setiap sebelum membuat aplikasi atau gim, Arif selalu menggunakan paduan dari Hadist, Alquran, Fikih, dan lainnya.

"Jika game atau aplikasi tersebut saya cantumkan doa-doa, maupun kutipan dari Hadist atau Alquran, maka selalu saya tuliskan sumbernya," tandasnya.

Selama membuat aplikasi maupun gim, tidak semuanya mudah bagi Arif maupun timnya. Yang paling sulit menurutnya yakni menghasilkan gim dan aplikasi dengan kapasitas data yang rendah, tapi tidak menurunkan kualitasnya. Sebab tidak bisa dipungkiri, dalam satu gim yang dihasilkan akan memakan kapasitas memori yang cukup besar. Karena di dalamnya terdapat animasi, suara, efek, dan lainnya.

"Jika tidak saya ubah ukurannya, pasti orang malas untuk mendownloadnya. Bahkan bisa memakan memori ponsel. Maka dari itu, menurut saya yang paling sulit ya mengecilkan ukuran program yang sebelumnya besar menjadi kurang dari 10 Megabite," pungkasnya.(*)

Penulis: faisal affan
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved