Ganjar Siap Promosikan Mesin Penyiang Laspeni

Ganjar Pranowo menyatakan siap membantu pemasaran mesin penyiang padi milik Supardi, warga Baki, Sukoharjo.

Ganjar Siap Promosikan Mesin Penyiang Laspeni
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Ganjar berdialog dengan Supardi di Galeri Jimboeng di Desa Bentakan, Baki, Kabupaten Suloharjo, Minggu (27/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Ganjar Pranowo menyatakan siap membantu pemasaran mesin penyiang padi milik Supardi, warga Baki, Sukoharjo.

Mesin itu dinamakan Bengkel Laspeni atau Laspeni.

Salah satunya, Ganjar berujar akan mempromosikan ke provinsi luar Jawa Tengah.

Bagi Ganjar, pemasaran adalah pekerjaan yang mudah. Apalagi secara online.

"Ini (mesin penyiang) keren. Karya sendiri. Memang harus begitu, kalau punya karya ya dimaksimalkan sendiri. Jangan apa-apa njagakne bantuan," kata Ganjar saat Ngopi Bareng di Gallery Jimboeng, Desa Bentakan, Kecamatan Baki, Minggu (27/5/2018) jelang buka puasa.

Harga satu unit mesin tersebut, kata Supardi, Rp 28 juta. Bersuku cadang asal Cina.

"Kalau yang Kubota itu Rp 38 juta, Pak Ganjar. Yang membedakan hanya kualitas. Ana rega, ana rupa (ada harga ada rupa), istilahnya,"ujar Supardi.

Menurut dia, petani membutuhkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas, sekaligus meringankan kerja.

"Kalau mengandalkan alat tradisional dah mesti repot," imbuh Supardi.

Dia berujar pembuatan dan pemasaran mesin sudah bekerja dengan Dinas Pertanian Jawa Tengah.

Biasanya, kata Supardi, dari dinas tersebut membeli satu unit mesin tiap minggu.

"Kalau yang beli petani biasanya mereka bayar dimuka dulu 40 persen. Sisanya kalau mesin sudah jadi," ujarnya.

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help