Tadarus

Bagaimana Agar Kami Tidak Terlewatkan Lailatul Qadar

Kita tak tahu kapan waktu pasti Lailatul Qadar, bagaimana untuk mengisi malam agar Lailatul Qadar itu tidak terlewatkan

Bagaimana Agar Kami Tidak Terlewatkan Lailatul Qadar
YOUTUBE
malam malam di bulan Ramadan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini pertanyaan pembaca terkait Ramadan yang dimuat di koran Tribun Jateng, 29 Mei 2018.

ASSALMU’alaikum, wr wb.. ustadz, kita tak tahu kapan waktu pasti Lailatul Qadar, bagaimana untuk mengisi malam agar Lailatul Qadar itu tidak terlewatkan oleh kita? Terimakasih.

JAWAB

Sahabat Tribun yang budiman, tiap Ramadan kita selalu diingatkan agar tak melewatkan malam yang lebih baik dari 1.000 bulan, yaitu malam Lailatul Qadar, barangsiapa mendapatkannya maka ia memperoleh keutamaan yang banyak, dan barangsiapa melewatkannya maka ia akan telah terlewatkan keutamaan yang banyak.

Nabi dalam hal ini memberikan semacam arahan atau himbauan kepada kita agar kita mencari malam Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir Ramadan, terlebih pada malam yang ganjil seperti sabda beliau.

KH. Ahmad Zaki Fuad, M. Hum
Bendahara PW RMI NU Jateng, Pengasuh Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Blora
KH. Ahmad Zaki Fuad, M. Hum Bendahara PW RMI NU Jateng, Pengasuh Pondok Pesantren Khozinatul Ulum Blora (tribunjateng/IST)

“taharru lailata al-qodri fi al‘asyril awakhir min ramadhan” yang artinya carilah malam Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Nabi sendiri pada saat menjelang akhir Ramadan biasanya lebih fokus beribadah, terutama sepuluh malam terakhir.

Hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Siti ‘Aisyah: ”Kaana an-nabi idza dakhola al-‘asyru syadda ma’zarahu wahya lailahu waaiqadza ahahu”,yang artinya Nabi Muhammad SAW ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan memilih fokus beribadah, mengisi malamnya dengan ibadah, dan membangunkan keluarganya untuk ikut beribadah.

Bagi seseorang sebaiknya memperbanyak ibadah di malam–malam yang diperkirakan terdapat Lailatul Qadar dengan melaksanakan Shalat Tarawih dan Witir, memperbanyak membaca Alquran, berdzikir, istighfar, iktikaf di masjid, shalat Tahajjud, bersedekah dan amalan–amalan lain yang sekiranya bermanfaat.

Akan tetapi hal itu bukan berarti mengurangi amalan–amalan dan ibadah di malam lain yang tidak diperkirakan terdapat Lailatul Qadar. Oleh karena itu, apabila kita, mengisi seluruh malam pada bulan Ramadan maka dipastikan malam Lailatul Qadar tak akan kita lewatkan.

Wallahu a’lamu bi al-shawab

KH Ahmad Zaki Fuad MHum/Bendahara PW RMI NU Jateng;
Pengasuh PP Khozinatul Ulum Blora

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved