Ramadan 2018

Fahmi Bersalawat Sekaligus Menghibur

"Kalau biasanya kita nunggu buka dengan ngaji kitab kuning, ini kita mencoba sajikan hiburan yang semoga bermanfaat,"

Fahmi Bersalawat Sekaligus Menghibur
tribunjateng/dwi laylatur rosyidah
PANGGUNG SALAWAT - Penampilan Shoutul Mubarok dalam Festival Ngabuburit bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah, Senin (28/5). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lomba Rebana meriahkan acara 'Festival Ngabuburit' bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah, Senin (28/5/2018).

Lagu salawat disenandungkan dan diiringi oleh alat musik tradisional oleh peserta di acara yang berlokasi di UMKM Center Jawa Tengah Jalan Setiabudi no 192 Semarang tersebut.

Muhammad Fahmi, vokalis dari Shoutul Mubarok yang datang dari Demak dan memperoleh kesempatan menjadi finalis pertama mengaku senang karena dapat melakukan hal yang berbeda untuk mengisi waktu jelang berbuka.

"Jadi kita kan ajak pengunjung untuk bersholawat, jadi secara tidak langsung ini menjadi lahan mencari pahala. Apalagi pas Bulan Ramadan, semoga berkali-kali lipat," jelasnya.
Hal senada juga dituturkan oleh Selamet Nur Arifianto, pemegang alat marawis grup rebana dari MA Keterampilan Al Irsyad Gajah tersebut.

"Kalau biasanya kita nunggu buka dengan ngaji kitab kuning, ini kita mencoba sajikan hiburan yang semoga bermanfaat," tuturnya.

Peserta yang membawakan lagu 'Ya Lal Wathon' dan 'Shollallahu 'ala Muhammad' tersebut menghabiskan waktu 3 hari untuk latihan dan bukan kali pertama mengikuti lomba.
Mereka yang didominasi siswa kelas 10 dan kelas 11 tersebut mengaku senang karena bisa menambah jam terbang dan mencari pengalaman.

Lomba rebana rencana akan dilangsungkan selama tiga hari berturut-turut hingga 30 Mei 2018, dengan total peserta sekitar 15 kelompok. Setiap harinya sekitar 5 kelompok akan meramaikan acara Festival Ngabuburit tersebut.

Acara sore hari tersebut juga dimanfaatkan panitia untuk membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas di depan lokasi acara.

"Setiap harinya lebih dari 50 pack dibagikan, sehingga bisalah hal ini sebagai upaya untuk berbagi kebahagiaan," jelas Harlin, penyelenggara.

Selain lengkap dengan hiburan, hal utama untuk berbuka yakni makanan juga dapat ditemukan di puluhan stan yang mengikuti festival.

Hal ini tentunya memanjakan pengunjung yang akan menghabiskan waktu menunggu buka dengan makanan dan hiburan. (tribunjateng/cetak/dew)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved