Alpukat Bodong Minuman Kekinian Paduan Alpukat dan Santan, Pas untuk Berbuka Puasa

Saat berbuka puasa dianjurkan meminum minuman yang manis untuk mengembalikan cairan tubuh dan energi.

Alpukat Bodong Minuman Kekinian Paduan Alpukat dan Santan, Pas untuk Berbuka Puasa
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Alpukat Bodong 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani.

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Minuman yang manis dan segar menjadi sajian wajib untuk berbuka puasa, apalagi setelah seharian berpuasa cairan tubuh terkuras sehingga memerlukan asupan cairan yang cukup.

Saat berbuka puasa dianjurkan meminum minuman yang manis untuk mengembalikan cairan tubuh dan energi.

Berbagai minuman segar saat bulan puasa seperti ini kerap dijumpai dan dijual pada sore hari, nah di Batang ada minuman kekinian yang saat ini sedang populer yaitu Alpukat Bodong.

Hampir setiap sore menjelang buka puasa outlet yang berada di Jalan Dr.Sutomo ini ramai pembeli hingga harus mengantri dan menunggu.

Perpaduan gerusan alpukat dengan santan, susu kental manis, dan gula cair ini memiliki sensasi rasa yang manis dan menyegarkan.

"Alpukat salah satu buah yang banyak peminatnya, saya pun sangat menyukaiknya. Nah untuk itu saya mencoba untuk membuat minuman perpaduan alpukat sebagai bahan dasarnya, dengan dipadulan santan, susu kental manis dan juga gula cair dan ternyata rasanya enak, segar dan manis," tutur owner Alpukat Bodong, Alimin kepada Tribunjateng.com.

Tak hanya itu, Alimin juga memberikan pilihan berbagai rasa paduan alpukat yang jika dipadukan memiliki rasa segar dan unik, seperti rasa vanila, melon, bublegum, teloviolet, dan revelvet.

"Selain original, ada juga berbagai varian rasa di antaranya vanila, melon, bublegum, teloviolet, dan revelvet. Tentunya rasanya segar dan unik, dan pembeli bisa mencoba sesuai seleranya," ujarnya.

Untuk satu gelas Alpukat Bodong dihargai Rp 11 ribu untuk original dan berbagai varian rasa Rp 14 ribu.

Outlet Alpukat Bodong mulai buka pukul 15.00 WIB, sampai habisnya alpukat.

"Kami mulai buka jam 3 sore, sampai sehabisnya alpukat biasanya jam 5 sudah habis," pungkasnya.(*)

Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help