Melongok Pabrik Advan Smartphone Dalam Negeri di Semarang, Sehari Produksi 30 Ribu Unit

Produsen smartphone dalam negeri, Advan menargetkan bisa jadi market leader di 2020. Demikian dikatakan Tjandra Lianto

Melongok Pabrik Advan Smartphone Dalam Negeri di Semarang, Sehari Produksi 30 Ribu Unit
tribunjateng/muh radlis
Pabrik smartphone Advan di Kawasan Industri Candi Semarang. Dalam sehari bisa memproduksi 30 ribu unit smartphone. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Produsen smartphone dalam negeri, Advan menargetkan bisa jadi market leader di 2020. Hal itu dikatakan Marketing Director Advan, Tjandra Lianto, Selasa (29/5).

Dijelaskan Tjandra, untuk mengejar target itu, pihaknya fokus pada transformasi industri yang mencakup tiga aspek. Pertama penerapan teknologi terstruktur, rekrutmen tenaga kerja kompeten dan proses uji produk secara teknologi terus ditingkatkan.

Dalam waktu dekat, Advan juga akan melakukan perluasan pabrik di Kawasan Industri Candi Semarang. Saat ini, pabrik Advan seluas 15 ribu meter persegi.

Pabrik smartphone Advan di Kawasan Industri Candi Semarang. Dalam sehari bisa memproduksi 30 ribu unit smartphone.
Pabrik smartphone Advan di Kawasan Industri Candi Semarang. Dalam sehari bisa memproduksi 30 ribu unit smartphone. (tribunjateng/muh radlis)

"Akan ada perluasan tiga hektar. Sekarang sudah mulai pengurukan targetnya 2020 perluasan sudah selesai," katanya kemarin.

Ditambahkan Tjandra, dengan kondisi saat ini, kapasitas produksi pabrik Advan sebesar 30 ribu unit per hari. Setelah perluasan rampung, nantinya diharapkan kapasitas produksi bisa bertambah 60 persen.

Selain perluasan pabrik, inovasi produk juga terus ditingkatkan. Baru baru ini, Advan meluncurkan smartphone I6 yang merupakan smartphone 4G pertama yang dirakit di Indonesia.

Publik Relation Manager Advan, Mohamad Ilham Pratama mengatakan, Advan I6 dibanderol Rp 1.499.000 dan mengusung tema Powered Full View. Menurutnya, I6 mendapat respon yang sangat baik di pasaran.

"Beberapa kali kami flash sale di situs belanja online selalu ludes terjual," kata Ilham.
Advan I6 memiliki layar 5,5 inci denyan rasio layar 18:9. Spesifikasi itu bikin I6 memiliki tampilan layar penuh. Ilham mengatakan, tekhnologi itu banyak digunakan oleh produk flashgif smartphone merk global.

"Full view display pada Advan I6 memberikan pengalaman baru bagi konsumen. Melihat tayangan video layar penuh, serta bermain game menjadi lebih mengasyikan dengan Advan I6," ucapnya.

Dijelaskan Ilham, Advan I6 didukung RAM 2 GB dan ROM 16 GB. Didukung baterai jumbo 3.300 mAh, bikin produk itu mampu digunakan beraktivitas sekitar 10 jam. "Jadi, tidak ada lagi kata panik tidak membawa power bank atau charger," ujarnya.

Pabrik Advan smartphone dalam negeri di Semarang, di Kawasan Industri Candi.
Pabrik Advan smartphone dalam negeri di Semarang, di Kawasan Industri Candi. (tribunjateng/muh radlis)

Soal keamanan, Advan I6 sudah dibekali fitur Face ID menggunakan sensor algoritma pengenal wajah yang mampu mengenali titik detail wajah untuk membuka kunci layar. Sistem pengamanan itu diklaim Advan aman dan memudahkan pengguna untuk membuka layar. Kamera, lanjut dia, mampu mengenali mengenali wajah untuk membuka layar hanya dalam 0,4 detik.

"Kemudian untuk fingerprint yang terletak di bagian belakang, mampu mengenali sidik jari dalam 0,3 detik," sambung dia.

Benefit lainnya, ponsel ini dilengkapi keamannya Advan Secure yang dikembangkan Advan. Bagi yang suka fotografi, Advan I6 dibekali kamera belakang beresolusi 13 MP CMOS dengan LED Flash, dan kamera depan 5 MP.

"Jika dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya, Advan I6 memiliki keunggulan dan benefit lebih. Dari harga, Advan I6 masih lebih terjangkau, kemudian layar full view display 5,5 inci rasio 18:9, serta ada Face ID, Fingerprint, dan tentunya Advan Secure yang kini ada di seluruh produk Advan, baik tablet atau telefon pintar," jelas dia. (Tribunjateng/cetak/lyz)

Penulis: muh radlis
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help