Pemkot Pekalongan Siapkan 20 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Rob

Pemkot Pekalongan akan membagikan 20.000 paket sembako bagi warga terdampak rob

Pemkot Pekalongan Siapkan 20 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Terdampak Rob
Tribun Jateng/Budi Susanto
Paket sembako yang akan dibagikan ke masyarakat terdampak rob di Kecamatan Pekalongan Utara dan Barat, tengah disiapkan di pelataran GOR Jatayu, Rabu (30/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan akan membagikan 20.000 paket sembako bagi warga terdampak rob di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara dan Kecamatan Pekalongan Barat.

Diterangkan Sekda Kota Pekalongan Sri Ruminingsih. Bantuan tersebut akan dibagikan Rabu (30/5/2018) pagi.

"Bantuan berupa sembako merupakan hasil pengajuan bantuan ke Pemprov Jateng berupa beras, selain bantuan dari Provinsi Pemkot Juga membantu dari dana tak terduga," ujarnya saat ditemui Tribunjateng.com di lokasi pengungsian Gor Jatayu.

Sri menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi bersama komisi DPRD Kota Pekalongan, terkait bantuan yang akan diberikan.

"Nantinya Per paket berisi beras 2,5 kilogram, empat mi instan dan seperempat kilogram gula pasir," jelasnya.

Ia menjelaskan permintaan bantuan ke Pemprov berupa 50 ton beras yang akan dibagikan ke masyarakat terdampak rob. Dan jika jumlah tersebut kurang Pemkot akan membeli melalui dana tak terduga.

"Pemberian bantuan merupakan tindaklanjut penanganan bencana rob namun hanya untuk sementara waktu," imbuhnya.

Ia juga menerangkan, dapur umum di GOR Jetayu tetap akan dibuka, pasalnya masih ada warga tang bertahan di pengungsian.

"Kami sudah mendata ada sekitar 20.000 kepala keluarga yang terdampak rob, dan jumlah tersebut nantinya akan dibagi paket sembako," paparnya.

Terkait dana tak terduga dari pihak Pemkot, pihaknya menjelaskan yang awalnya ada sekitar Rp 2 miliar kinj hanya tersisa Rp 450 juta.

"Namun Rp 100 juta akan digunakan untuk pembangunan pasar darurat. Tapi masih ada dana cadangan sebesar Rp 130 juta di BPBD," terangnya.

Pemkot berencana akan mengalihkan dana di BPBD untuk terlebih penanganan rob.

"Kami sudah sampaikan dana darurat sudah habis, dan kami akan mencoba melakukan konsultasi dengan mengalokasikan dana yang ada, yang paling penting masyarakat bisa ditangani. Untuk sementara kami hanya bisa memberikan bantuan logistik, terkait pembangunan fisik belum bisa kami lakukan," timpalnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help