Tol Fungsional Sragen-Colomadu Siap H-7 Lebaran

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengupayakan persiapan tol fungsional dari Gerbang Tol Salatiga hingga Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Tol Fungsional Sragen-Colomadu Siap H-7 Lebaran
Hermawan Handaka
Tol Colomadu menuju Sragen sepanjang 35 KM dari KM 492+800 sampai dengan 528+000 sudah siap di lalui pemudik lebaran yang akan menuju Sragen, Jawa Tengah maupun Ngawi, Jawa Timur, Rabu (30/5). Untuk Tol Colomadu-Sragen terdapat tiga Gerbang Tol yaitu GT Bandara, GT Purwodadi dan GT Karanganyar. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengupayakan persiapan tol fungsional dari Gerbang Tol Salatiga hingga Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Pantauan Tribun Jateng, pengerjaan jalan tol masih terus dilakukan dari KM 40+433 hingga KM 492+800.

Terlihat di jalur tersebut juga dilakukan pengerjaan jalur darurat di wilayah Dusun Pamotan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengingat belum tersambungnya Jembatan Tol Kenteng penghubung antara Tol Salatiga ke Tol Colomadu.

Namun tol fungsional telah siap dilalui adalah Tol Colomadu hingga Tol Sragen.

Di jalan tol sepanjang 35 kilometer itu terdapat tiga gerbang tol, yakni Gerbang Tol Bandara, Gerbang Tol Purwodadi, dan Gerbang Tol Karanganyar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Bina Marga, Pekerjaan Umum, dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono mengatakan, tol fungsional dari Salatiga hingga Colomadu diupayakan siap pada H-7 Lebaran.

Hal ini dikarenakan masih terdapat titik jembatan yang kritis.

"Yang saat ini paling kritis adalah Jembatan Kenteng karena kami harus membuat jalur darurat sepanjang 475 meter, yang masih diselesaikan hingga H-7 Lebaran," jelas Hanung, Rabu (30/5).

Dikatakannya, masih terdapat tiga jembatan tol yang akan dicor. Ketiga jembatan itu adalah jembatan tol Genjer, Cemara, dan Kutatunggah. "Kami berharap malam ini (Rabu malam) tidak hujan. Ketiga jembatan ini semestinya lebih cepat selesai karena ada umur beton. Minimal memakai fast track (percepatan) tiga hari selesai," paparnya.

Dikatakannya ketiga jembatan tersebut dapat digunakan pada 8 Juni mendatang. Secara keseluruhan progres pembangunan tol ini telah mencapai 90 persen. "Yang saat ini paling kritis berada di Jembatan Kenteng," tuturnya.

Ia menuturkan, rekayasa pemberlakuan jalur fungsional akan dilakukan setelah pengecekan kembali. Pemberlakuan jalur ini dilakukan bersama Ditlantas Polda Jateng. " Untuk jalur mudik arahnya dari Salatiga hingga Colomadu akan menggunakan lajur kiri dari H-7 hingga H+2, dan untuk jalur balik dari H+3 hingga H+7," katanya.

Pimpinan Proyek Jalan Tol Solo-Ngawi, Edi Priyono Broto mengatakan, sesuai permintaan Polda Jateng, jalur tol fungsional akan dibuka pukul 18.00 hingga pukul 21.00. Untuk pengoperasian tol fungsional pada malam hari, kata dia, telah disediakan penerangan dengan memasang Penerangan Jalan Umum (PJU) sementara.

Disamping itu, kata Edi, pihaknya akan memperkuat penerangan dan rambu-rambu di jalur kritis, yakni di jembatan tol Kenteng. "Di titik-titik kritis akan kami jaga hingga selesai fungsional terutama di wilayah persilangan sebidang. Di proyek kami ini terdapat sepuluh persilangan sebidang kami tempat petugas lalu lintas dan rambu-rambu," imbuhnya. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved