Hari Pancasila, Wihaji : Semangat Persatuan jadi Pilar Utama Bangsa dan Negara

Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara memperingati hari lahirnya Pancasila di halaman Kantor Bupati, Jumat (1/6/2018).

Hari Pancasila, Wihaji : Semangat Persatuan jadi Pilar Utama Bangsa dan Negara
dina indriani

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG- Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara memperingati hari lahirnya Pancasila di halaman Kantor Bupati, Jumat (1/6/2018).

Upacara dihadiri oleh sederetan pejabat Kabupaten Batang nampak berbaris rapi, Wakil Bupati Batang Suyono, Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, Kasdim 0736 Batang Mayor Inf. Raji, Sekda Batang Nasikhin dan OPD se-Kabupaten Batang.

Bupati Batang, Wihaji bertindak sebagai Inspektur Upacara dan selaku komandan upacara, Iptu Agung Susanto, upacara pun berlangsung khidmat.

Sebagai Inspektur Upacara, Wihaji membacakan sambutan Presiden Joko Widodo.

Pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati, Jumat (1/6/2018).
Pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati, Jumat (1/6/2018). (dina indriani)

"Para pendiri bangsa dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan. Pancasila berperan sebagai falsafah dan dasar negara yang kokoh, yang menjadi fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur," paparnya.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di tahun 2018 ini, harus meneguhkan semangat untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

"Sebagai bangsa yang majemuk yang terdiri atas 714 suku dengan lebih dari 1.100 bahasa lokal yang hidup di lebih dari 1000 pulau, semangat persatuan merupakan pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya.

Dikatakannya juga bahwa rangkaian proses besar lahirnya pancasila harus selalu diingat, dan dalami semangat dan pahami rohnya.

"Tugas dan tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan serta hati dan pikiran kita, bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika ntuk menjadi bangsa yang kuat, besar dan bangsa pemimpin," tandasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help