Kebijakan Mendiskon Tarif Tol untuk Hindari Penumpukan Hari Mudik

Pemberian diskon ini merupakan inisiatif dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol.

Kebijakan Mendiskon Tarif Tol untuk Hindari Penumpukan Hari Mudik
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Para petuggas mengecek kelayakan fungsi jalan tol Soker di gerbang Colomadu, Karanganyar, Kamis (3/5/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kebijakan memberikan diskon tarif tol pada mudik Lebaran 2018 kali ini sebenarnya bertujuan agar arus mudik tidak terkonsentrasi pada puncak hari mudik yang diperkirakan jatuh pada tanggal 8-9 Juni 2018.

Pemberian diskon ini merupakan inisiatif dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada pengguna jalan tol.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melalui Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto mengapresiasi langkah BUJT yang telah secara sukarela memberikan diskon tarif tol pada Lebaran 2018 yang diharapkan bisa membantu kelancaran arus mudik nanti.

“Kita harapkan lalu lintas terdistribusi. Karena kalau menumpuk pada satu titik waktu, kapasitas jalan yang ada terbatas, kapasitas rest area juga terbatas,” ujar Arie usai diumumkannya diskon tarif tol di Kantor Kementrian PUPR, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Pengumuman diskon tarif tol disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Asosiasi Tol Indonesia yang juga Direktur Operasi PT. Astra Infra Toll Road Sunarto Sastrowiyoto yang dihadiri Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan perwakilan BUJT.

Diskon terbagi menjadi beberapa waktu berbeda dan ruas tol berbeda.

Pertama diskon sebesar 10% akan diberikan pada tanggal 13-14 Juni dan 18-19 Juni 2018 di ruas jalan tol yang dikelola PT. Jasa Marga, PT. Hutama Karya, PT. Nusantara Infrastruktur, PT. Waskita Toll Road, PT. Cipta Marga Nusaphala Persada, PT. Jakarta Lingkar Barat Satu, dan PT. Margabumi Matraraya.

Ruas-ruas tol PT. Jasamarga yang diberlakukan diskon antara lain ruas Cawang-Tomang-Pluit, Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Surabaya-Mojokerto dan Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

Ruas milik PT. Hutama Karya yakni Akses Tanjung Priok, Bakauheuni-Terbanggi Besar, Palembang-Indralaya dan Medan-Binjai.

Ruas tol PT. Nusantara Infrastruktur yakni Makassar Seksi IV, Ujung Pandang Tahap I dan II.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved