Pempek Kamsoli Kekinian Ada di Festival Ngabuburit

'Festival Ngabuburit' bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah di UMKM Center sarat akan berbagai makanan dan minuman

Pempek Kamsoli Kekinian Ada di Festival Ngabuburit
TRIBUN JATENG/DWI LAYLATUR ROSYIDAH
Artanti Wulansari dan Dedi Kuswara, pemilik dari Pempek Kamsoli di Festival Ngabuburit UMKM Center, Jumat (1/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - 'Festival Ngabuburit' bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah di UMKM Center sarat akan berbagai makanan dan minuman, Jumat (1/6/2018).

Satu di antaranya adalah Pempek Kamsoli by Mang Dedi dapat menjadi pilihan oleh pengunjung.

Pempek Kamsoli yang merupakan kepanjangan dari Kampung Ndeso Pinggir Kali tersebut dimasak oleh Artanti Wulansari, asli orang Palembang yang sekarang tinggal di Bendan Duwur, Gajah Mungkur Semarang.

Pempek tersebut tersedia dalam beberapa varian, pempek tradisional seperti kapal selam serta lenjer, dan pempek kekinian dengan nama Cordon Blue.

"Berawal dari lima tahun lalu, kami belum bisa menemukan pempek yang cita rasanya seperti di sana (Palembang). Karena itu kami berfikir untuk membuat sendiri, dan ternyata pasar suka," jelasnya kepada Tribunjateng.com.

Awalnya pempek tersebut menggunakan nama Mang Dedi, nama suaminya. Namun setelah kampungnya menjadi kampung tematik Kamsoli, akhirnya disematkanlah 'Kamsoli' itu ke dalam nama pempeknya.

Untuk varian kekinian, pempek yang mengusung tagline 'Teraso nian iwaknyo' tersebut mengkombinasikan keju pada olahannya.

Artanti menyebut untuk Pempek Cordon Blue ada isian daging asap dan keju. Sedangkan pempek bom berisikan potongan cabe rawit, keju dan daging asap pula.

Selain itu terdapat pula varian pempek panggang berisikan kecap, ebi dan cabe giling yang cara makannya tanpa menggunakan cuko, kuah pempek.

Pempek kekinian yang dikembangkan Artanti dan suaminya, Dedi Kuswara dimulai sejak empat tahun lalu.

Pempek Kamsoli dibanderol mulai Rp 4 ribu dan dapat dipesan melalui aplikasi Madhang.id dan melalui online.

Keuntungan jika menggunakan aplikasi tersebut, yakni konsumen akan mendapat harga yang lebih murah.(*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help