SMK Visi Media Indonesia Menuju Sekolah Internasional

Langkah itu adalah akselerasi dari tiga tahun menjadi hanya satu tahun.

SMK Visi Media Indonesia Menuju Sekolah Internasional
Ist
Euforia kelulusan para wisudawan SMK VMI saat upacara wisuda Kamis kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dimulainya kerjasama dengan sejumlah institusi pendidikan dari luar negeri, maka SMK Visi Media Indonesia (VMI) Ungaran, Kabupaten Semarang akan segera melakukan lompatan dalam sistem belajar mengajarnya.

Langkah itu adalah akselerasi dari tiga tahun menjadi hanya satu tahun.

"Visi ke depan kami adalah menjadi SMK internasional, yaitu menjadi model Indonesia agar apa yang telah dipelajari akan bisa diterapkan di seluruh Indonesia pula, mulai dari kurikulum sampai sistem praktiknya," kata Eko Nugroho MBA, Ketua Yayasan SMK Visi Media Indonesia (VMI) dalam siaran tertulis, Jumat (1/6).

Setelah lima tahun mendirikan SMK VMI atau Dreamlight Media School, demikian kata Eko, ternyata trend-nya terlalu cepat.

"Dalam memahami teknologi kamera misalnya, sebuah sekolah broadcast itu tidak harus tiga tahun tapi cukup satu tahun saja," lanjut Eko Nugroho yang juga Presiden Direktur Dreamlight World Media ini.

Untuk itu VMI akan menerima 43 murid secara gratis untuk setahun program belajar mengajar.

Langkah ini, kata Eko Nugroho, untuk memulai sekolah online, dengan nama Smart Point.

"Program percepatan ini akan kami mulai bulan Agustus dengan melibatkan institusi pendidikan luar negeri dan bersertifikat," pungkas Eko Nugroho.(*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help