TADARUS: Mengambil yang Terbaik

Berlaku dan bersikap yang terbaik dianjurkan kepada semua makhluk tak terkecuali

TADARUS: Mengambil yang Terbaik
tribunjateng/m sofri kurniawan
DOA- Sejumlah pelajar mengikuti doa dan dzikir di MJAT di Semarang menjelang UN 2015. 

Oleh Dr Mutohharun Jinan
Direktur Pondok Shabran UMS Surakarta

TRIBUNJATENG.COM - Satu di antara deskripsi kitab suci tentang orang beriman adalah anjuran untuk memilih dan mengikuti yang terbaik (yattabi'una ahsanah). Mengambil yang terbaik dari berbagai pilihan yang tersedia. Melakukan yang terbaik dalam menjalan tugas-tugas dan kewajibannya.

Anjuran itu bermakna luas dalam berbagai aspek dan tindakan kehidupan. Berlaku dan bersikap yang terbaik dianjurkan kepada semua makhluk tak terkecuali terhadap tumbuhan dan hewan.
Misal, terhadap binatang yang akan disemeblih, diperintahkan menggunakan pisau tajam, cepat, tepat, sehingga hewan yang disembelih nyaris tidak merasakan sakit. Terhadap hewan saja harus berlaku terbaik, terlebih sikap kepada sesama manusia.

Dalam hubungan antarsesama begitu banyak perintah agar manusia memilih yang dapat mencapai terbaik tertinggi dalam berbagai hal. Antara lain perintah mengambil informasi yang terbaik.

Kehidupan masyarakat kita saat ini ditandai oleh kuatnya persaingan menguasai informasi dan berebut membangun opini. Sementara itu, informasi yang berlalu lintas, baik dari mulut ke mulut atau informasi lisan, melalui media elektronik dan cetak, media sosial, maupun yang ada di pinggir-pinggir jalan ada yang benar sesuai kenyataan yang sesungguhnya.

Namun tidak jarang opini yang diinformasikan itu berbeda dengan kenyataan sebenarnya, bahkan mungkin bertentangan sama sekali dengan realitas aslinya. Di sinilah letak pentingnya untuk bersikap secara bersahaja terhadap segenap informasi yang sampai ke telinga kita.

Dari berbagai informasi dipilih yang paling baik, dalam arti mengandung kebenaran dan kebaikan. Memilih dan menentukan sikap atau perilaku terbaik juga dianjurkan dipilih pada saat seseorang mendapat kabardari orang lain, terlebih kabar yang belum jelas kebenarannya.

Di era informasi seperti saat ini begitu banyak berita yang datang dan pergi tanpa dicari. Berita yang beredar ada yang benar, ada pula yang tidak benar. Dalam situasi demikian, akal sehat menjadi penuntun utama untuk menilai dan menentukan sikap dalam memilih berita agar termasuk dalam kategori orang yang selamat.

Pada dasarnya setiap informasi berlalulalang perlu diuji tigahal, yaitu apakah pembawa berita dapat dipercaya, bagaimana kebenaran isi berita, dan untuk apa sejatinya berita itu disampaikan. Bila merujuk kepada Alquran, ada sejumlah resep yang menjadi akhlak kaum muslim dalam menerima informasi dan agar tidak terpedaya oleh berita yang belum tentu kebenarannya.

Secara jernih Alquran memberikan petunjuk: "Dan orang-orang yang menjauhi thaghut (yaitu) tidak menyembahnya dan kembali kepada Allah, bagi mereka berita gembira, sebab itu sampaikanlah berita itu kepada hamba-hamba-Ku. (Yakni) orang yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti apa yang paling baik di antaranya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi Allah petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang mempunyai akal." (QS. Az-Zumar [39]: 17-18)

Dalam ayat tersebut disebutkan, orang-orang yang akan mendapat kabar gembira adalah mereka yang mendengarkan perkataan-perkataan, informasi, dan berita lalu mereka mengikuti yang terbaik dari berbagai perkataan tersebut. Sudah barang tentu, secara normatif kaum muslim meyakini informasi, berita atau perkataan yang paling besar mengandung kebenaran adalah yang terdapat di dalamAlquran.

Sedangkan dalam konteks kekinian, menyangkut hubungan antarsesama manusia, informasi yang terbaik adalah yang paling banyak mengandung kebenaran dan kemanfaatan bagi segenapkehidupan. Dengan akal sehatnya manusia akan mampu mengenali yang paling baik dan selalu mengikuti yang terbaik dari perkataan-perkataan dan informasi yang beredar. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved