Kabupaten Tegal Lolos Verifikasi Tempat Layak Anak, Begini Langkah Selanjutnya

Sebelumnya, Tim Verifikasi LKA sudah melakukan kunjungan lapangan selama dua hari ke 10 titik tempat di Kabupaten Tegal.

Kabupaten Tegal Lolos Verifikasi Tempat Layak Anak, Begini Langkah Selanjutnya
tribunjateng/akhtur gumilang
Kabupaten Tegal Lolos Verifikasi Tempat Layak Anak, Begini Langkah Selanjutnya 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Tim Verifikasi Kabupaten Layak Anak (KLA) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (KPPPA), Achmad Marzuki berkunjung ke Kabupaten Tegal.

Kedatangan tim tersebut untuk menggelar rapat pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Bupati Tegal pada Selasa (5/6/2018).

Sebelumnya, Tim Verifikasi LKA sudah melakukan kunjungan lapangan selama dua hari ke 10 titik tempat di Kabupaten Tegal.

Kunjungan Achmad ke 10 titik itu didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB, A. Thosim.

10 titik itu di antarannya ialah Desa Yamansari, Desa Balapulang, Forum Anak "Slawi Ayu", Ruang Bermain Ramah Anak (PG Pangka), LKSA Manunggal, Puskesmas Ramah Anak Dukuhturi, Sekolah Ramah Anak SMP N 1 Slawi, Pusat Pelayanan Terpadu, Ruang PPA Polres Tegal, PAUD HI Pelangi, RS Sayang Ibu dan Anak di RSUD dr. Soeselo.

Menurut Achmad, dalam penilaian 'Kabupaten Layak Anak' (KLA) ini terdiri dari beberapa komponen.

"Yang pertama refres tentang KLA, Evaluasi KLA, Kunjungan Lapngan serta Rekomendasi," kata Achmad kepadq Tribunjateng.com, Selasa (5/6/2018).

Sedangkan utuk tahapan penilaian, ia menyebut ada beberapa poin yang harua diperhatikan, meliputi Verifikasi Mandiri, Verifikasi Administrasi, Verifikasi Lapangan dan terakhir Penetapan atau Penganugerahan KLA.

"Karena ini sudah memasuki verifikasi lapangan, berarti Kabupaten Tegal sudah lolos pada tahap verifikasi mandiri serta verifikasi administrasi," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Tegal masuk ke dalam 181 Kota / Kabupaten yang lolos verivikasi yang diikuti oleh 386 Kota / Kabupaten di seluruh Indonesia.

Lebih lanjut, Achmad menegaskan, demi mewujudkan Kota/Kabupaten Layak Anak, semua pihak harus terlibat untuk mendukung target tersebut.

Jadi, tidak hanya pemerintah saja, melainkan dari semua unsur lembaga masyarakat, lembaga swasta, bahkan media sosial.

"Penilaian tidak dilihat dari pemerintah, keterlibatan semua pihak menjadi pertimbangan kami untuk menentukan KLA. Dari 10 titik yang sudah kami kunjungi, saya mengapreasiasi di Kabupaten Tegal terdapat Forum Anak yang mempunyai kelompok anak muda berpikir kritis dan aktif," tandasnya (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help