Ramadan 2018

PLN Berbagi Kebahagiaan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

PLN mengadakan acara buka puasa bersama dengan anak yatim di empat lokasi. Yaitu di Magelang, Jakarta, Padang dan Balikpapan.

PLN Berbagi Kebahagiaan Buka Puasa Bersama Anak Yatim
tribunjateng/desta leila kartika/IST
PLN mengadakan acara buka puasa bersama dengan anak yatim di empat lokasi. Yaitu di Magelang, Jakarta, Padang dan Balikpapan. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - PLN mengadakan acara buka puasa bersama dengan anak yatim di empat lokasi. Yaitu di Magelang, Jakarta, Padang dan Balikpapan.

Untuk di Magelang acara berlangsung di Balkondes, Ngadiharjo dan keseluruhan peserta yang mengikuti dari empat lokasi tadi yaitu sebanyak 3000 orang.

Sedangkan untuk di Magelang sendiri mendapat kuota sebanyak 500 anak yatim, fakir miskin dan yatim piatu.

PLN mengadakan acara buka puasa bersama dengan anak yatim di empat lokasi. Yaitu di Magelang, Jakarta, Padang dan Balikpapan.
PLN mengadakan acara buka puasa bersama dengan anak yatim di empat lokasi. Yaitu di Magelang, Jakarta, Padang dan Balikpapan. (tribunjateng/desta leila kartika/IST)

Keseluruhan peserta berasal dari Magelang 100 orang, Solo 50 orang, Yogyakarta 50 orang, Semarang 50 orang, lalu Salatiga dan Ungaran masing-masing 50 orang, sisanya warga sekitar Balkondes. Tapi untuk yang mendapatkan tali asih hanya anak yatim piatu, dan nilainya satu anak Rp 300 ribu.

“Maksud dan tujuan dari diadakannya acara buka bersama ini adalah untuk berbagi kebahagiaan dengan semuanya. Terutama dengan masyarakat yang membutuhkan, dan kebetulan ini memang kegiatan dari pusat. Agenda yang dilakukan di seluruh Indoensia berpusat pada empat lokasi yang sudah disebutkan tadi,” ujar Manajer PLN area Magelang, Yunarsih, pada Tribunjateng.com, Rabu (06/06/2018).

Di luar dari pembahasan acara buka bersama pada hari ini, Yunarsih juga membahas mengenai kesiapan PLN dalam memberikan pasokan listrik selama puasa dan lebaran nanti khusus area Magelang.

“Kami siap pada H-7 sampai H+ lebaran tidak ada pemadaman listrik, terkecuali jika nanti ada gangguan. Tapi sudah kita antisipasi gangguan itu, kita bersihkan jaringannya dan mudah-mudahan aman. Karena ini merupakan bulan-bulan terang, maksudnya jarang hujan jadi biasanya aman,” ungkapnya.

Yunarsih mengatakan, personel sendiri untuk tahun ini sama seperti kemarin yaitu 24 jam ditambah vendor. Jadi vendor diminta untuk berpartisipasi ikut menjaga. Jadi nanti akan ada piket, misal kemarin hanya ada orang dari PLN dan vendor yang menangani jaringan. Sekarang vendor yang non jaringan juga ikut berpartisipasi.

“Kebetulan kami juga ada program namanya sumber daya gratis untuk tempat ibadah. Bisa Masjid, gereja intinya adalah tempat ibadah. Sedangkan untuk pelanggan umum yang kapasitas listriknya sampai 197 kVA itu diskon 50% biaya kenaikannya, tapi dipatok maksimal Rp 10 juta,” tandasnya. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help