Dibuka Jumat (8/6/2018), Tol Salatiga-Colomadu Sudah 68 Persen Ada 8 Rest Area

PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) menyiapkan jalur mudik sepanjang 122,9 km yang membentang dari Salatiga hingga Ngawi.

Dibuka Jumat (8/6/2018), Tol Salatiga-Colomadu Sudah 68 Persen Ada 8 Rest Area
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Jalur tol Ngemplak Colomadu Karanganyar, Kamis (7/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) menyiapkan jalur mudik sepanjang 122,9 km yang membentang dari Salatiga hingga Ngawi.

Dari ruas Salatiga hingga Colomadu Karanganyar, kondisinya masih fungsional darurat.

David Wijayatno, Direktur PT JSN menjelaskan bila kondisi fungsional darurat artinya masih dalam tahap konstruksi sehingga masih digunakan untuk satu arah.

"Kita mulai buka mulai besok (8/6/2018) pukul 6 pagi sampai tanggal 17 Juni 2018 mendatang ke arah timur, atau arah Salatiga ke Solo. Kemudian tanggal 18 Juni sampai 25 Juni 2018 depan adalah untuk arus balik atau dari Solo ke arah Salatiga," ujarnya di pintu Klodran, Karanganyar, Kamis (7/6/2018).

Adapun, untuk jalur operasi adalah pada pukul 6 pagi sampai 5 sore. Tetapi bila diperlukan, pihaknya bisa mengoperasikan tol itu hingga pukul 9 malam. Tentu hal tersebut atas rekomendasi Polisi saat ada kemacetan di luar tol.

"Apabila ada kondisi yang darurat, bisa sampai 9 malam. Tol hanya bisa dipakai untuk kendaraan kecil, semisal sedan dan minibus. Bus besar tidak boleh," urainya.

Lebih jauh David menuturkan, hingga saat ini progress ruas tol Salatiga-Colomadu Karanganyar, sudah mencapai 68%.

Tetapi ia meyakini tol ini sudah siap untuk jalur mudik maupun arus balik Lebaran 2018.

Disinggung mengenai jumlah rest area, di ruas Salatiga hingga Ngawi ada total 8 rest area.

Untuk Salatiga - Colomadu, ada 2 rest area, yakni di di km 467 dan km 482.

"Di sana ada patroli layanan 6 unit, ambulan 1 unit, tenaga medis, derek, cctv di rest area dan di titik tertentu.

Ada juga petugas flagman yang berjaga di setiap perlintasan sebidang. Ada warung dan tempat beribadah juga," paparnya.

Lebih jauh, David menuturkan meski sudah operasional, pihaknya belum akan menerapkan tarif untuk pemudik yang melewati ruas tol Salatiga-Ngawi. Tarif baru akan diterapkan dari Ngawi.(*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved