Inilah Reaksi Ganjar Pranowo Saat Lihat Posternya Tertutup Gambar Rival

Calon Gubernur Jateng nomor urut 1, Ganjar Pranowo tertawa ketika melihat wajahnya dalam poster ditutupi stiker sang rival

Inilah Reaksi Ganjar Pranowo Saat Lihat Posternya Tertutup Gambar Rival
daniel ari purnomo
Ganjar Pranowo tertawa ketika melihat wajahnya dalam poster ditutupi stiker sang rival, Sudirman Said-Ida Fauziyah, di Pasar Karna Sidareja, Kabupaten Cilacap, Rabu (6/6). 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Calon Gubernur Jateng nomor urut 1, Ganjar Pranowo tertawa ketika melihat wajahnya dalam poster ditutupi stiker sang rival, Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Poster produksi resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng yang bergambar pasangan calon nomor urut satu, Ganjar Pranowo dan Taj Yasin, itu tertempel di sebuah tembok kios pedagang di Pasar Karna Sidareja, Kabupaten Cilacap.

"Ini ada saja yang iseng ya. Sampai segitunya," kata Ganjar sambil memotret temuan itu, Rabu (6/6).

Penempelan stiker paslon nomor dua Sudirman-Ida juga menghiasi sejumlah titik di pasar tersebut. Ada di tiang listrik, rambu lalu lintas, dan sebagainya.

Adapun alat peraga kampanye milik Ganjar Yasin hanya sedikit. Sepanjang berkeliling pasar, hanya dua poster yang terlihat menempel di dinding kios pedagang.

Temuan itu langsung dicatat serta didokumentasikan tim Panwaslu setempat. "Kami kecolongan. Ini nempelnya tanpa sepengetahuan kami. Akan kami laporkan dulu," kata salah satu pria dalam tim Panwaslu.

Saat berkeliling pasar, Ganjar mendapat keluhan warga setempat soal tumpukan sampah di bahu jalan sekitar pasar. Aroma tak sedap pun tercium di sekitar lokasi pembuangan.

Ganjar meminta Ketua DPRD Cilacap, Taswan, yang kala itu mendampingi kunjungannya menelepon camat setempat. Tak berapa lama Camat Sidareja, Budi Narimo, datang.

Kepada Budi, Ganjar meneruskan aspirasi pedagang agar dibuatkan tempat pembuangan sampah resmi. Budi menyanggupi. "Siap laksanakan, Pak," katanya. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help