Mengharukan, Ananda Menikahi Jumain di Lapas Kedungpane

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, menggelar prosesi Akad Nikah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Mengharukan, Ananda Menikahi Jumain di Lapas Kedungpane
tribunjateng/hesty imaniar
Lapas Kedungpane menggelar acara akad nikah bagi warga binaan, Kamis 7 Juni 2018 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, menggelar prosesi Akad Nikah bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Suasana bahagia campur haru tampak di wajah WBP Jumain bersama pasangannya Ananda Arisa, saat penghulu menyatakan mereka sah sebagai suami istri.

Bertempat di Aula Kunjungan Lapas Semarang, prosesi akad nikah digelar pada pukul 09.00 WIB dengan Penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, M Basya.

Jumain, merupakan napi yang sudah mendekam selama 2 tahun di balik jeruji besi, akhirnya mendapat persetujuan menikah oleh Kepala Lapas Semarang, Dadi Mulyadi.

"Ya Alhamdulillah sangat senang. Bahagia rasanya karena mendapat ijin menikah di Lapas dari Pak Dadi (Kalapas)," ungkap Jumain yang total ia harus mendekam di lapas selama 7 tahun itu, Senin (7/6/2018).

Pria yang dipidana karena kasus perampokan itu tampil rapi dengan mengenakan setelan jas hitam serta kemeja putih.

Prosesi akad nikah pun berlangsung lancar dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan emas. Dia secara lantang mengucapkan sumpah setianya di depan M Basya selaku penghulu. Pernikahan itu disaksikan puluhan orang dari pihak kedua mempelai dan petugas lapas.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimkemas, Ari Tris Ochtia Sari mengatakan, pernikahan di Lapas adalah merupakan hak WBP selama di Lapas. Prosesi dapat terlaksana, apabila lengkap syarat substantif dan administrasinya.

"Acara pernikahan dilaksanakan dengan persetujuan Kalapas, berdasarkan hasil keputusan Kalapas Semarang atas permohonan pernikahan dari keluarga mempelai," jelasnya di Lapas Kedungpane.

Ia menambahkan, persyaratan yang harus dilengkapi meliputi surat permohonan dan jaminan keluarga, surat keterangan kehendak nikah dari kelurahan setempat dan dari KUA. (*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help