Ramadan, Para Pendaki Taklukkan Gunung Prau Sambil Tetap Berpuasa

"Biasanya mereka sudah persiapkan itu. Pendaki naiknya biasanya sore atau malam,"katanya

Ramadan, Para Pendaki Taklukkan Gunung Prau Sambil Tetap Berpuasa
net
Gunung Prau Wonosobo 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Sebagian masyarakat memilih menahan diri untuk berlibur ke tempat wisata di bulan suci Ramadan. Tak ayal, berbagai objek pariwisata pun sepi pengunjung di bulan ini.

Bukan hanya wisatawan, sebagian masyarakat yang hobi mendaki gunung pun mengurangi aktivitas pendakiannya di bulan ini. Fenomena ini pula terjadi di basecamp pendakian Gunung Prau Dieng.

Jumlah pendaki di gunung berketinggian sekitar 2.565 meter itu mengalami penurunan selama Ramadan ini, sekitar 85 persen di banding hari normal.

Pada malam Minggu di bulan biasa, jumlah pendaki gunung Prau yang melalui basecamp Patakbanteng Kejajar Wonosobo mencapai satu ribu orang.

Di hari yang sama bulan Ramadan ini, pendaki yang naik ke puncak hanya berkisar 150 orang.

Pengelola Basecamp Gunung Prau via Patakbanteng Misyadi memperkirakan, dari awal Ramadan hingga hari raya Idul fitri nanti, jumlah pendaki Gunung Prau via basecamp Patakbanteng hanya akan mencapai angka 800 an orang.

"Selama Ramadan pendakian jelas berkurang. Nanti melonjaknya H+lebaran,"katanya

Maklum saja pendaki banyak yang menunda niatnya untuk mendaki gunung di bulan puasa.

Mendaki adalah aktivitas yang cukup menguras tenaga. Kalori yang cepat terbakar karena aktivitas itu membuat tubuh mudah haus dan lapar.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help