Buaya Senyulong Tambah Koleksi Buaya di TRMS Serulingmas

Buaya itu merupakan serahan dari seorang warga asal Banjarnegara setelah dipelihara di kolam selama 3 tahun

Buaya Senyulong Tambah Koleksi Buaya di TRMS Serulingmas
tribunjateng/khoirul muzaki/ist
Seekor buaya anakan ditempatkan di kandang terpisah dengan buaya lain di Taman Rekreasi Marga Satwa (TRMS). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jateng kembali menitipkan seekor buaya ke Taman Rekreasi Marga Satwa (TRMS) Serulingmas Banjarnegara, Rabu (6/6) lalu.

Buaya itu merupakan serahan dari seorang warga asal Banjarnegara setelah dipelihara di kolam selama 3 tahun.

Penitipan buaya jenis Senyulong dengan panjang 2,3 meter itu menambah koleksi reptil buaya di TRMS. Kini, taman marga satwa itu merawat 5 ekor buaya yang ditempatkan di kandang terpisah satu sama lain.

"Karena kami ada kandang yang tidak terpakai, maka kami bersedia menerima penitipan untuk merawat buaya itu,"kata Direktur TRMS Serulingmas Banjarnegara Lulut Yekti Adi, Jumat (8/6)

Sebelum ini, TRMS Serulingmas juga telah menerima penitipan seekor buaya dari warga, April 2018 lalu. Buaya anakan jenis Muara itu ditangkap oleh seorang pemancing di sungai Serayu, Pucang Banjarnegara.

Reptil tersebut tanpa sengaja menyangkut di kail pancing warga yang berniat memancing ikan. Lulut mengatakan, pihaknya akan merawat buaya-buaya titipan itu dengan baik, layaknya satwa lain yang dipelihara di taman itu.

Meskipun diakuinya, buaya termasuk satwa yang tak begitu diminati pengunjung di TRMS. Ini tak lepas dari karakter buaya yang cenderung pasif atau diam di kandang sehingga kurang menarik dipandang.

Berbeda dengan satwa lain semisal orang utan atau harimau yang lincah bergerak sehingga cukup menghibur pengunjung

"Paling kalau buaya dilihat untuk sekadar tahu, karena kan diam terus kurang gerak. Tidak seperti satwa lain,"katanya

Tetapi kehadiran buaya Senyulong ini paling tidak menambah variasi atau jenis buaya di taman tersebut. Pasalnya, empat buaya lain yang lebih dulu dipelihara di tempat itu semuanya berjenis Muara.

Buaya Senyulong punya karakteristik berbeda dengan buaya Muara pada umumnya. Buaya jenis ini memiliki moncong lebih sempit dan runcing. Ukuran tubuhnya juga lebih kecil dan pendek daripada buaya Muara. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved