Mudik Lebaran

Dinkes Kota Tegal Memeriksa Kondisi Kesehatan Ratusan Sopir

Sedikitnya, ada lima yang dijadikan fokus pemeriksaan yakni, pemeriksaan alkohol, kadar narkoba, gula darah, tekanan darah, dan tes buta warna.

Dinkes Kota Tegal Memeriksa Kondisi Kesehatan Ratusan Sopir
tribunjateng/akhtur gumilang
Dinas Kesehatan Kota Tegal bersama Dinas Perhubungan, BNNK dan Polres Tegal Kota melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi atau sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Jumat (8/6/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Memasuki H-7 Lebaran, Dinas Kesehatan Kota Tegal bersama Dinas Perhubungan, BNNK dan Polres Tegal Kota melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi atau sopir bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Jumat (8/6/2018) pagi.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Terminal Kota Tegal dan berlangsung hingha siang hari.

Beberapa sopir antre satu per satu untuk diperiksa kesehatannya.

Sedikitnya, ada lima yang dijadikan focus pemeriksaan yakni, pemeriksaan alkohol, kadar narkoba, gula darah, tekanan darah, dan tes buta warna.

Kasi Penyehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Dinkes Kota Tegal, Siti Halamah mengatakan, kegitan pemeriksaan pengemudi ini akan dilaksanakan sampai dengan Sabtu (9/6/2018).

"Selama dua hari dan besok terakhir. Sasaran kita adalah sopir bus, dengan target 100 orang pengemudi," kata Halamah.

Siti Halamah menambahkan bahwa tujuan pemeriksaan itu untuk mengamanka arus mudik lebaran, supaya pengemudi sehat dan tentu penumpang selamat.

Selain itu, pihaknya juga ingin meniminalisir kecelakaan pada arus mudik yang diakibatkan faktor kesehatan dari pengemudi.

“Banyak faktor terjadinya kecelakaan seperti kondisi kendaraan yang tidak layak jalan. Selain itu, faktor tersebut bukan ranah Dinkes. Fokus kami ada pada kesehatan pengemudi, sebab sebaik atau sebagus apapun kondisi kendaraan kalau supirnya tidak sehat dapat memungkinkan timbulnya kecelakaan," imbuh Halamah kepada Tribunjateng.com, Jumat (8/6/2018).

Dalam hal ini, pihaknya akan memberikan tiga rekomendasi yakni, Laik sehat, sehat dengan catatan, dan tidak boleh mengemudi bagi pengendara bus AKAP.

"Saat pemeriksaan tadi, beberapa ada tekanan darah tinggi. Total yang kami periksa hari ini ada 36 sopir. Sebagian besar mereka sehat dengan catatan," tuturnya. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help