Hasil Survei Charta Politika : Popularitas Ganjar dan Sudirman Said Jomplang

Elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen dan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah relatif jomplang

Hasil Survei Charta Politika : Popularitas Ganjar dan Sudirman Said Jomplang
Tribun Jateng/M Nur Huda
Balon gubernur Jateng Ganjar Pranowo-Sudirman Said saat bertemu ketika mengikuti proses pemeriksaan kesehatan yang digelar KPU Jateng, di RSUP dr Kariadi Semarang, Jumat (12/1/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Elektabilitas pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen dan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah relatif jomplang menjelang Pilkada Jawa Tengah 2018.

Hal itu terlihat dari survei berbagai lembaga yang sudah dirilis. Gambaran sama terlihat dari hasil Survei terbaru Charta Politika yang dirilis di Jakarta, Kamis (7/6/2018).

Elektabilitas Ganjar-Taj Yasin mencapai 70,5 persen, sementara Sudirman-Ida hanya 13,6 persen.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei Charta Politika, Yunarto Wijaya mengatakan, salah satu masalah yang terlihat dari survei tersebut adalah rendahnya tingkat pengenalan publik terhadap pasangan Sudirman-Ida.

Dari 1.200 responden, hanya 41,2 persen yang mengenal Sudirman dan 27,9 persen mengenal Ida. Sementara Ganjar dikenal sebanyak 86,8 persen responden dan Taj Yasin dikenal 34,8 persen responden.

"Jomplang dibanding Ganjar. Tingkat pengenalannya beda jauh. Tiga orang lain masih berkutat pada tingkat pengenalan," ujar Yunarto.

Yunarto mengatakan, publik yang tidak mengenal calon pemimpinnya tentu tidak akan memilih yang bersangkutan. Tidak kenal, maka tidak sayang.

Sementara seseorang yang memiliki popularitas di atas 80 persen, kata Yunarto, potensi menang sangat tinggi. Ia menilai, Sudirman-Ida tidak cukup waktu untuk mendongkrak popularitasnya di Jateng, meski keduanya tokoh nasional.

Sudirman adalah mantan Menteri ESDM, sementara Ida adalah mantan anggota DPR. 

Selain hanya memiliki waktu sekitar empat bulan untuk berkampanye, kendala lain bagi Sudirman-Ida adalah larangan memasang atribut kampanye.

Pengumpulan data dilakukan pada 23-29 Mei 2018 melalui wawancara tatap muka 1.200 responden dengan kuesioner terstruktur. Adapun margin of error plus minus sebesar 2.83 persen.

Artinya, angka tersebut bisa bertambah atau berkurang 2,83 persen. Yunarto mengaku, dana untuk melakukan survei tersebut berasal dari dana sendiri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Survei Charta Politika: Popularitas Ganjar dan Sudirman Jomplang"

Editor: galih permadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved