Pedagang se-Solo Raya Gelar Unjuk Rasa di Asrama Haji Boyolali, Ini Tuntutan Mereka

Dalam unjuk rasa itu, orator berorasi tentang menolak harga ayam yang terus melambung tinggi

Pedagang se-Solo Raya Gelar Unjuk Rasa di Asrama Haji Boyolali, Ini Tuntutan Mereka
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Unjuk rasa pedagang se Solo Raya unjuk rasa di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (9/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Sejumlah pedagang se Solo Raya melakukan aksi unjuk rasa di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Sabtu (9/6/2018) siang. Mereka menuntut harga ayam yang meroket segera diturunkan.

Berdasar pantauan, unjuk rasa itu dimulai pukul 11 siang.

Dalam aksinya, para pedagang itu mengendarai beberapa mobil boks lengkap dengan kandang ayam yang biasa digunakan para pedagang ayam di pasar.

Ada juga pendemo yang membawa ayam berjenis pedaging dan menentengnya ke mana-mana.
Ada juga beragam spanduk yang ditempel di mobil boks tersebut.

Spanduk itu bertuliskan 'Turunkan Harga Ayam', 'Tolak Ayam Mahal', 'Solo Butuh Makan Ayam', dan lain-lain.

Dalam unjuk rasa itu, orator berorasi tentang menolak harga ayam yang terus melambung tinggi.

Perwakilan pedagang ayam, Ari, mengaku aksi ini dilakukan karena para pedagang sudah jengkel, harga ayam terus naik. Padahal, ia mengatakan Lebaran 2018 masih lama.

"Ini bagaimana? Kemarin-kemarin masih Rp 18 ribu per kilo menjadi Rp 23 ribu per kilo. Padahal ini belum Idul Fitri. Tinggi sekali kulakan (beli untuk dijual kembali) kami," papar dia.

Ia menduga, terjadi permainan harga oleh oknum-oknum tertentu, menjelang Lebaran 2018.

Ia pun menilai, karena harga semakin tinggi, daya beli masyarakat menurun. Hal itu juga berimbas kepada para pedagang yang tak mau mengambil daging ayam banyak-banyak.

"Kami ingin pihak terkait bisa menolong kami. Kami ingin harga ayam bisa kembali normal, tidak setinggi sekarang," urai dia. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help