Liga 1

Setelah Jalani 13 Laga, PSIS Semarang Tetap Targetkan Masuk 10 Besar

General Manajer PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto menegaskan target hingga saat ini masih sama. Finish di 10 besar klasemen.

Setelah Jalani 13 Laga, PSIS Semarang Tetap Targetkan Masuk 10 Besar
TRIBUNJATENG/LITA
GM PSIS Wahyu Liluk Winarto dan Wakil Ketua Panpel saat presscon laga PSIS Semarang kontra Borneo FC, Senin (4/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang menutup pertandingan Gojek Liga 1 sebelum jeda libur Idul Fitri dengan kemenangan tipis 1-0 melawan Borneo FC di Stadion Moch Soebroto, Magelang, tengah pekan lalu.

Kemenangan tersebut membuat Mahesa Jenar memperoleh 14 poin dari 13 laga yang baru dijalani. Dengan raihan tersebut PSIS masih duduk di posisi juru kunci.

Meski demikian, apa yang sudah dilalui selama 13 laga hingga menjelang libur kompetisi ini tidak membuat manajemen mengubah target mereka.

General Manajer PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto menegaskan target hingga saat ini masih sama. Finish di 10 besar klasemen.

Meski ia dalam beberapa kali pertemuan sebelumnya menyebut PSIS selalu bertahap dalam menentukan target, namun kini ia tidak ingin menargetkan timnya hanya sekadar lolos dari zona degradasi.

"Hingga kini target kami masih sama kami harus masuk sepuluh besar, meski 13 laga kemarin dijalani dengan cukup sulit tapi kami masih optimis bisa mencapai target tersebut," terang Liluk, Sabtu (9/6/2018).

Ada beberapa pertimbangan yang membuat manajemen optimis. Pertama karena tren PSIS dalam laga laga terkahir semakin meningkat.

Setelah tiga kali kalah secara beruntun yakni melawan Barito 1-4, PS Tira 0-2, dan Sriwijaya 0-4, tim arahan Vincenzo Alberto Annese bangkit.

Mereka mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan. Menang 4-0 melawan Mitra Kukar, kalah 0-1 saat bertandang ke Malang, dan terakhir kembali menang 1-0 ketika melawan Borneo. Dari laga itu PSIS mencetak lima gol dan sekali kebobolan. Mereka juga mencetak dua kali clean sheet.

"Pertimbangan ke dua Liga 1 hingga saat ini jarak antar tim di klasemen cukup ketat ya, saya rasa semua tim di kompetisi ini masih memiliki peluang yang sama," terang Liluk lebih lanjut.

Benar saja meski PSIS berada di peringkat paling buncit namun jaraknya dengan peringkat sepuluh misalnya jika mengacu pada target hanya selisih dua poin.

Artinya, sekali kemenangan saja dengan sedikit berharap tim lain tumbang Hari Nur cs bisa merangsek ke papan tengah.(*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help