Pilgub Jateng

Sudirman Said Sebut Kemiskinan di Jateng Disandera Pimpinan Daerah yang Terus Korupsi

Ia menyebutkan, 33 kepala daerah yang tertangkap itu nyaris semuanya adalah kader salah satu partai Indonesia.

Sudirman Said Sebut Kemiskinan di Jateng Disandera Pimpinan Daerah yang Terus Korupsi
Tribun jateng/akbar hari mukti
Focus Group Discussion (FGD) Refleksi 20 tahun Reformasi, di Ralana Solo, Sabtu (9/6/2018) petang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Calon Gubernur Jateng, Sudirman Said menyebut saat ini Jawa Tengah darurat korupsi. Pasalnya, dari sekitar 100 kepala daerah yang telah ditangkap KPK, 30 persennya berasal dari Jateng.

Hal itu diungkapkannya saat gelar Focus Group Discussion (FGD) Refleksi 20 tahun Reformasi di Ralana Solo, Sabtu (9/6/2018) petang.

"Saya kira tepat Jawa Tengah sebagai daerah darurat korupsi. Jumlah kepala daerah tertangkap itu, menurut saya melebihi rata-rata nasional," ujar Sudirman Said.

Merujuk data yang ia pegang, Sudirman Said menjelaskan saat ini ada 100 lebih kepala daerah yang tertangkap KPK. Dari jumlah tersebut, ada 33 kepala daerah berasal dari Jawa Tengah.

Yang terakhir, paparnya, adalah OTT terhadap Bupati Purbalingga, Tasdi, beberapa waktu yang lalu.

"Sepertiganya kok bisa dari Jawa Tengah. Ini sudah tidak benar, harus diubah seperti ini," tegasnya.

Ia menyebutkan, 33 kepala daerah yang tertangkap itu nyaris semuanya adalah kader salah satu partai Indonesia.

Mantan menteri ESDM ini menduga, hal tersebut berkorelasi langsung terhadap tingginya kemiskinan di provinsi ini.

Lebih jauh, Sudirman Said menuturkan bila alasan lain Jawa Tengah darurat korupsi adalah masyarakatnya yang terkesan adem ayem.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help