Wihaji Menyebut ada 4 Sektor Utama Sumber Kekuatan Membangun Batang

Wihaji menginginkan semua kekuatan bisa dioptimalkan terlebih pada kekuatan investasinya

Wihaji Menyebut ada 4 Sektor Utama Sumber Kekuatan Membangun Batang
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Bupati Batang, Wihaji saat berbuka puasa bersama dengan Wartawan di Sekretariat PWI Batang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani.

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Bupati Batang, Wihaji menyebut modal kekuatan Kabupaten Batang ada pada 4 sektor yaitu Transportation, Education, Invesment dan Tourism ( TIET).

Untuk itu, di tahun kedua dalam memimpin Kabupaten Batang Bupati Wihaji akan melakukan percepatan dalam membangun program prioritas yang sudah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ).

"Oleh karena itu apabila Kepala OPD tidak bisa mengikuti ritme kerja maka akan saya tinggal, karena ini bagian dari semangat kita untuk Membangun Batang," tutur Bupati Batang, Wihaji.

Wihaji menginginkan semua kekuatan bisa dioptimalkan terlebih pada kekuatan investasinya.

"Saya pingin optimalisasi kekuatan kita investasi karena kita punya sumber energi, dan ini menjadi harapan kita ke depan yang tinggal memberikan pemahaman kepada masyarakat penting investor untuk peningkatan kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Begitu juga dengan transportasi, menurutnya dengan adanya jalan tol dan pelabuhan, mampu menggerakkan perekonomian sehingga harus dimanfaatkan dengan baik.

Pada sektor edukasi, pada tahun ini UNDIP akan membuka fakultas.

Dari delapan yang diusulkan dua yang memenuhi syarat yaitu, perpajakan dan publik relation dan akan menerima mahasiswa baru masing - masing 60 orang.

"Ini penting saya sampaikan sebuah Kabupaten memiliki perguruan tinggi, dan investasi serta perputaran ekonomi karena akan berpengaruh dalam peradaban kita nantinya," ujarnya.

Dijelaskannya juga dengan Tourism atau sektor wisata Kabupaten Batang memiliki geografis yang lengkap yaitu dengan panorama laut, daratan dan gunung, menjadi kekuatan besar yang tidk membutuhkan modal besar, hanya bagaimana mengelolanya.

"Kita tidak butuh modal banyak untuk memolesnya untuk di kembangkan sebagai obyek wisata yang luar biasa, seperti Puncak Patran, Sikembang, Puncak Sikuping, Pantai Sigandu, Pantai Ujungnegoro, Pantai Jodo dan ribuan curug," terangnya.

Harapannya dengan kekuatan tersebut nantinya bisa menggerakkan dan meningkatkan perekonomian, sehingga Produk Domestik Bruto ( PDRB ) akan tinggi yang secara otomatis dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.  (*)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help