Mudik Lebaran

Daya Angkut Kendaraan Harus Sesuai Jumlah Berat yang Diizinkan

Daya Angkut Kendaraan Harus Sesuai Jumlah Berat yang Diizinkan. jika ditemukan adanya pelanggaran akan dilakukan penindakan hukum

Daya Angkut Kendaraan Harus Sesuai Jumlah Berat yang Diizinkan
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Direkorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) telah mengeluarkan surat pengaturan lalu lintas di flyover Kretek di Kecamatan Paguyangan Brebes. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Direkorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubdat Kemenhub) telah mengeluarkan surat pengaturan lalu lintas di flyover Kretek di Kecamatan Paguyangan Brebes.

Surat yang ditandatangani Dirjen Hubdat, Budi Setiyadi itu ditujukan kepada Ketua Umum DPP Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan DPP Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo).

Surat bernomor AJ 803/1/6/DRJD/2018 itu memuat dua poin penting. Pertama, memerintahkan kepada seluruh transporter angkutan barang wajib mematuhi ketentuan daya angkut sesuai dengan jumlah berat yang diizinkan (JBI). Kedua, jika ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan batas muatan mobil barang pada lintasan tersebut akan dilakukan penindakan hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku.

"Sehubungan telah terjadinya beberapa kali kecelakaan lalu lintas jalan dengan indikasi penyebab kecelakaan yakni kelebihan muatan (overloading) oleh mobil angkutan barang yang terjadi di flyover Kretek sehingga menimbulkan korban jiwa dan material," tulis surat dengan tanggal 7 Juni 2018 itu.

Terakhir, kecelakaan di jalur itu mengakibatkan 12 nyawa melayang. Jika ditotal, ada lebih dari 20 pengguna jalan yang meninggal sejak flyover digunakan pada akhir 2017 lalu.

Menanggapi surat itu, Kapolres Brebes, AKBP Sugiarto, meminta kepada para transporter mematuhi imbauan dari Kemenhub. Dengan adanya surat itu, ucap Sugiarto, Sabtu (9/6), angkutan barang diminta mematuhinya.

"Sehingga, kendaraan pemudik bisa aman, tertib dan lancar," kata dia kemarin.

Sebelumnya, Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono, saat di Brebes, Jumat (8/6) menegaskan forum lalu lintas lima kabupaten/kota telah duduk bersama dan mengambil sikap untuk melarang truk angkutan barang melintas di jalur Pejagan-Purwokerto yang nantinya akan melewati flyover Kretek. "Untuk truk angkutan berat, waspada jalur dari Pejagan menuju Banyumas atau di jalur tengah Jateng. Forum lalu lintas sudah menyepakati mulai Jumat ini adalah larangan untuk angkutan barang melintas di jalur itu," kata Condro.

Menurutnya, jalur tersebut rawan kecelakaan lantaran hanya terdapat satu lajur yang digunakan untuk dua arus kendaraan dari utara dan selatan. "Kondisinya berkelok dan banyak tanjakan serta turunan. Itu sangat membahayakan," sambunyga.

Sementara Direktur Lalu Lintas Polda Jateng (Dirlantas) Kombes Pol Bakharuddin menyatakan forum lalu litnas dari Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Banyumas dan Cilacap sudah menentukan kebijakan untuk mendapatkan keputusan bersama. Dengan mempertimbangkan pengalaman kepadatan arus lalu lintas di tahun lalu, truk angkutan barang diimbau tidak melewati jalur itu sepanjang arus mudik dan balik.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help