Home »

PSIS

PSIS Semarang

PSIS Semarang Resmi Melepas Striker Muda Erik Dwi Ermawansyah

Terhitung sejak Sabtu (9/6/2018) PSIS Semarang resmi melepas striker muda mereka, Erik Dwi Ermawansyah.

PSIS Semarang Resmi Melepas Striker Muda Erik Dwi Ermawansyah
tribunjateng/dok
Terhitung sejak Sabtu (9/6/2018) PSIS Semarang resmi melepas striker muda mereka, Erik Dwi Ermawansyah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terhitung sejak Sabtu (9/6/2018) PSIS Semarang resmi melepas striker muda mereka, Erik Dwi Ermawansyah.

Erik Dwi merupakan salah satu pilar utama PSIS musim lalu, dengan turut menyumbangkan 5 gol selama membela PSIS di Liga 2 musim 2017.

Duetnya bersama Hari Nur Yulianto dengan didukung dua winger cepat Melkior Leideker Majefat dan Rifal Lastori, membuat lini serang PSIS cukup disegani saat itu.

Menurut General Manager PSIS, Wahyu 'Liluk' Winarto, dilepasnya pemain jebolan kompetisi internal Persebaya Surabaya tersebut lantaran kurangnya menit bermain musim ini.

"Jadi hasil evaluasi dengan coach Vincenzo, karena Erik jarang mendapat menit bermain terpaksa kami lepas. Sebenarnya kami tidak mau lepas, karena di awal kami ingin mencarikan klub dengan status pinjaman, tapi pemain yang bersangkutan tidak bersedia kalau dipinjamkan," kata Liluk, Minggu (10/6/2018).

Klub yang dimaksud yakni salah satu tim peserta Liga 2 musim ini, PSIR Rembang. Klub berjuluk Laskar Dampo Awang itu dikabarkan berminat mendatangkan Erik untuk bergabung bersama beberapa pemain PSIS musim lalu, yang memilih hijrah ke PSIR Rembang seperti Sholikul Islam, Adit Wafa, Ali Khumaidi, dan Anhar Latief.

Sementara itu, Erik Dwi Ermawansyah mengatakan, saat ini ia memilih untuk pulang terlebih dahulu ke Surabaya. Ia juga ingin fokus menyelesaikan kuliahnya di salah satu universitas di Surabaya.

"Sabtu malam saya sudah berangkat dari Semarang ke Surabaya," tandasnya. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help