Airport Corner

Bolehkah Taksi Online Ambil Penumpang di Bandara Baru Ahmad Yani Semarang?

Bolehkah Taksi Online Ambil Penumpang di Bandara Baru Ahmad Semarang? Begini jawab PT Angkasa Pura I

Bolehkah Taksi Online Ambil Penumpang di Bandara Baru Ahmad Yani Semarang?
tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas
Suasana di Bandara Baru Ahmad Yani Semarang, tampak sejumlah armada taksi siaga angkut penumpang, Senin 11 Juni 2018. Hanya taksi yang telah kerjasama dengan Angkas Pura I yang boleh beroperasi di bandara. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Angkasa Pura I akan seleksi operator taksi yang beroperasional di terminal bandara Ahmad Yani Semarang.

Pantauan Tribunjateng.com, terlihat transportasi moda lanjutan yang beroperasi hanya taksi bandara, dan Trans Semarang..

Tidak satu pun terlihat operator taksi lain yang mengangkut penumpang di terminal bandara. Operator lain hanya menurunkan penumpang di area drop zone (area menurunkan penumpang) bandara.

Suasana di Bandara Baru Ahmad Yani Semarang, tampak sejumlah armada taksi siaga angkut penumpang, Senin 11 Juni 2018. Hanya taksi  yang telah kerjasama dengan Angkas Pura I yang boleh beroperasi di bandara.
Suasana di Bandara Baru Ahmad Yani Semarang, tampak sejumlah armada taksi siaga angkut penumpang, Senin 11 Juni 2018. Hanya taksi yang telah kerjasama dengan Angkas Pura I yang boleh beroperasi di bandara. (tribunjateng/rahdyan trijoko pamungkas)

Loket pemesanan taksi yang ada hanya melayani pemesanan taksi yang berlabel bandara Ahmad Yani Semarang.

Hal ini dibuktikan ada satu label taksi bandara yang mengantre di area tersebut.

Airport Operation and Service Departement Head, PT Angkasa Pura I, Agus Sina mengatakan akan berusaha untuk mengantisipasi adanya komplain masyarakat tidak adanya armada taksi di bandara.

Pihaknya mengakui kurangnya stok taksi ini yang terjadi sekitar tanggal (6/6), dan (7/6). Hal ini dikarenakan taksi yang dibawa ke terminal baru berasal dari terminal lama.

"Kami sempat menyeleksi operator taksi lainnya. Pada saat operasi boyong ke sini (terminal baru) usaha-usaha yang berkaitan dengan service (pelayanan) yakni atm, taksi, money changer kami tarik dulu untuk mengoperasikan bandara tanpa kontrak baru," jelasnya, Senin (11/6/2018).

Agus meminta hal tersebut dapat dimaklumi jika terjadi keterlambatan taksi saat itu.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help