Dinas Perdagangan Kota Semarang Antisipasi Tiga Titik Pasar Tumpah di Jalur Pantura

Pasalnya, ada tiga titik pasar tradisional di jalur Pantura yang rawan terjadi pasar tumpah.

Dinas Perdagangan Kota Semarang Antisipasi Tiga Titik Pasar Tumpah di Jalur Pantura
TRIBUN JATENG/FAIZAL M AFFAN
Pengaturan arus lalu lintas di sekitar Pasar Mangkang, beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perdagangan Kota Semarang terus melakukan pemantauan 52 pasar tradisional menjelang Lebaran.

Selain untuk memastikan keamanan di dalam pasar, instansi ini mengantisipasi keberadaan pasar tumpah yang mengganggu lalu lintas.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, menerjunkan 40 petugas keamanan dan ketertiban (kamtib) untuk melakukan pengamanan di 52 pasar tradisional.

"Mereka akan melakukan pemantauan mulai H-3 hingga H+3 guna pengamanan pasar. Mereka kami jadwal piket untuk memantau kelancaran pasar," kata Fajar, Selasa (12/6/2018).

Menurutnya, perlu ada petugas yang disiagakan selama Lebaran.

Pasalnya, ada tiga titik pasar tradisional di jalur Pantura yang rawan terjadi pasar tumpah.

Ketiganya yaitu Pasar Karangayu, Pasar Mangkang, dan Pasar Genuk.

"Kami telah perintahkan kepada kepala pasar untuk mengantisipasi pasar tumpah. Apabila pedagang mremo, silakan pas H+1 Lebaran, setelah itu harus bersih," jelasnya.

Dari 40 personel yang diterjunkan, dibagi menjadi beberapa tim dengan anggota masing-masing 5 personel.

Dalam satu hari, tim pemantau bergantian dua shift.

"Pengamanan yang krusial di pasar tradisional hanya di pagi hari hingga pukul 09.00 WIB. Sedangkan untuk pengamanan toko tidak ada masalah, karena biasanya mereka memiliki sekuriti sendiri," paparnya. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help