Sukses, Hang Tuah Fair Capai Omset Hingga Ratusan Juta, Agustus Bakal Digelar Lagi

Hang Tuah Fair merupakan acara pameran produk-produk usaha Industri Kecil Menengah (IKM) yang tersaji di sepanjang Jalan Hang Tuah

Sukses, Hang Tuah Fair Capai Omset Hingga Ratusan Juta, Agustus Bakal Digelar Lagi
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Kegiatan hang tuah fair pada 9-10 Juni 2018 lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian (Disnakerin) Kota Tegal menyebut bahwa acara Hang Tuah Fair yang diselenggarakan pada 1-2 Juni dan 9-10 Juni 2018 lalu sukses meraup omset besar.

Hang Tuah Fair merupakan acara pameran produk-produk usaha Industri Kecil Menengah (IKM) yang tersaji di sepanjang Jalan Hang Tuah, Tegal Berat, Kota Tegal.

Adapun 54 IKM yang tergabung dalam Asosiasi Perajin Industri Kecil Siap Mengembangkan Ekonomi Tegal (Apik Banget) ikut pada Hang Tuah Fair yang difasilitasi Disnakerin itu.

Kepala Disnakerin Kota Tegal Heru Satyawan mengatakan, jumlah total omset yang diraih selama gelaran Hang Tuah Fair sebesar Rp 114.521.700.

"Total omset dari realisasi transaksi dan pesanan produk IKM sesuai laporan dari peserta mencapai ratusan juta. Capaian ini bisa dikatakan sukses, mengingat Hang Tuah Fair merupakan pertama kali digelar tahun 2018 ini," terang Heru kepada Tribunjateng.com, Selasa (12/6/2018).

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa tak sedikit pelalu IKM kuliner mendapat pesanan untuk halal bihalal nanti.

Selain itu, kata Heru, para pelaku kerajinan IKM pun mendapat banyak pesanan untuk souvenir acara reuni.

"Maka dari itu, banyak yang mengharapkan acara semacam ini dapat terselenggara lagi, tidak hanya IKM saja yang berharap. Para pedagang kaki lima pun banyak yang untung," katanya.

Dalam hal ini, Heru menuturkan bahwa acara serupa akan terselenggara lagi pada bulan Agustus 2018 mendatang

Meski demikian, ia meminta agar acara serupa tidak berlangsung lagi di sepanjang Jalan Hang Tuah.

"Rencana bulan agustus nanti dengan konsep yang lebih tertata. Banyak yang mengharapkan acara semacam ini dapat terselenggara lagi namun perlu pemilihan tempat lain. Hal itu dilakukan agar ada pemerataan wilayah dan memudahkan akses masyarakat dari masing-masing kecamatan," papar Heru. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved