IZI Jateng Santuni 70 Penyandang Disabilitas

Inisiatif Zakat Indonesia Jateng bekerjasama dengan PT Rahayu Perdana Trans Semarang menggelar buka bersama dengan penyandang disabilitas

IZI Jateng Santuni 70 Penyandang Disabilitas
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Penyandang disabilitas bermain drama pantomim dalam kegiatan buka bersama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah dan PT Rahayu Perdana Trans Semarang, di Fave Hotel Semarang, Selasa (12/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah bekerjasama dengan PT Rahayu Perdana Trans Semarang menggelar buka bersama dengan penyandang disabilitas, di Fave Hotel Semarang, Selasa (12/6/2018).

Kepala Kantor Perwakilan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Tengah, Djoko Adhi‎ mengatakan, kegiatan tersebut merupakan sinergi dengan perusahan kargo dan logistik PT Rahayu Perdana Trans Semarang.

"Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap tahun, kali ini kami ingin kemas yang berbeda‎ dengan mengajak penyandang disabilitas," ujar dia.

Kegiatan yang dikemas dalam tema Pejuang Tangguh tersebut mengundang sedikitnya 70 orang yang terdiri dari 20 tunanetra dan‎ 50 di antaranya merupakan siswa sekolah luar biasa (SLB) yang menyandang autisme, tuna grahita, tuna rungu dan lainnya.

Setiap anak-anak di sana juga mendapatkan santunan berupa uang dan menerima bingkisan Lebaran‎.

"Secara finansial orang-orang disabilitas ini tantangannya semakin berat karena meningkatnya kompetisi. Misalnya saja tuna netra yang mayoritas pekerjaannya tukang pijat, sekarang harus bersaing dengan tempat massage," kata dia.

Selain itu, masing-masing anak juga menunjukkan kebolehannya satu di antaranya Kharisma, penyandang autisme itu menyanyikan beberapa lagu.

Pada 2007 lalu, Kharisma pernah memecahkan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai anak autis yang mampu menghafalkan 250 buah lagu.

‎Beberapa anak-anak lainnya juga menunjukkan kebolehannya dengan memainkan drama pantomim.

Kepala Cabang PT Rahayu Perdana Trans Semarang, Europiana Puspitasari mengatakan, kegiatan yang rutin terselenggara rutin setiap bulan Ramadan tersebut, pada kali ini dikemas spesial.

Meski penyandang disabilitas memiliki banyak keterbatasan, tetapi tidak pernah menyurutkan semangatnya.

"Tidak hanya menjadi pejuang tangguh, tapi juga mendapatkan derajat yang lebih tinggi," ujar dia. (raf)

Penulis: raka f pujangga
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help