Keterisian Mudik Gratis Pakai Kapal Laut Capai 90 Persen

Ada dua kapal yang merapat, KM Sabuk Nusantara 80 dan KM Sabuk Nusantara 86.

Keterisian Mudik Gratis Pakai Kapal Laut Capai 90 Persen
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO P
Pemudik turun dari kapal laut yang membawa mereka dari Jakarta ke Semarang di Pelabuhan Tanjung Emas, Rabu (13/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambut ribuan peserta mudik motor gratis di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (13/6/2018).

Ada dua kapal yang merapat, KM Sabuk Nusantara 80 dan KM Sabuk Nusantara 86.

Menteri Budi menuturkan kapal mudik tersebut menempuh rute Jakarta-Semarang.

Akan ada kapal lain yang dijadwalkan datang di Pelabuhan Tanjung Emas.

"Kementerian Perhubungan menyediakan kapasitas kurang lebih 30 ribu tempat duduk. Okupansi (keterisian) di atas 90 persen," tuturnya.

Menurutnya, ada satu dua penumpang yang mengalami masalah saat menggunakan kapal gratis yang disediakan pemerintah.

Namun, saat ditawari mereka rata-rata ingin mengikuti lagi program mudik gratis naik kapal pada tahun depan.

"Bahkan, mereka ingin membuat kelompok-kelompok pemudik yang menggunakan kapal," tuturnya.

Kemenhub ingin menambah kapasitas angkutan mudik Lebaran.

Untuk angkutan darat, dipastikan akan ditambah tiga kali lipat.

"Kalau laut, kami berniat menambah tiga kali lipat tergantung jumlah kapal yang ada," ujarnya.

Tahun lalu, ketersedian kapasitas moda laut hanya mencapai 7 ribu penumpang dengan okupansi 40 persen.

"Saat ini ketersediaan kapasitas mencapai 30 ribu penumpang dengan okupansi 90 persen," paparnya.

Menhub menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi berkat keberadaan jalan tol Trans Jawa dari Jakarta ke Surabaya.

Oleh karena itu, kementerian bersama para pemangku kebijakan akan mengantisipasinya dengan memetakan arus mudik.

"Tanpa pemetaan, tidak mudah kami melakukan perencanaan," jelas dia. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help