Kim dan Trump Sama-sama Gugup dan Makan Siang Bareng dengan Menu Udang Koktail

Dilansir dari laman CNN, Singapura telah menjadi tuan rumah sekaligus saksi dalam momen bersejarah tersebut

Kim dan Trump Sama-sama Gugup dan Makan Siang Bareng dengan Menu Udang Koktail
the indian express
Kim Jong Un dan Donald Trump. 

TRIBUNJATENG.COM, SINGAPURA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjabat tangan dengan Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, saat keduanya bertemu pada Selasa pagi waktu Singapura.

Suatu tampilan diplomasi yang luar biasa dan mencerminkan pertaruhan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi dua pemimpin yang secara tak terduga akan menandai sejarah AS dan Korut.

Dilansir dari laman CNN, Singapura telah menjadi tuan rumah sekaligus saksi dalam momen bersejarah tersebut. Saat kali pertama seorang Presiden negara adidaya bertatap muka dengan pemimpin negara komunis yang selama ini 'ngotot' menjalankan program nuklirnya.

Trump mempertaruhkan hal yang luar biasa dengan duduk bersama pemimpin negara yang selama ini berseberangan dengannya satu hal yang menjadi terobosan bersejarah. Kesepakatan pelucutan senjata nuklir Korut yang akan dibahas pada KTT, memang telah ditunggu selama bertahun-tahun, bahkan dalam beberapa dekade.

Namun tindakan dramatis dengan mengulurkan tangannya ke salah satu musuh lama AS, selamanya akan menjadi catatan bagi Trump yang kini telah menghancurkan norma dan hal yang dianggap tabu.

Keduanya menghabiskan waktu selama 3 jam untuk membahas masalah kesepakatan denuklirisasi lengkap dan beberapa isu lainnya yang akan dibagi menjadi tiga sesi pertemuan, termasuk jamuan makan siang bersama.

Akan tetapi di balik pertemuan yang luar biasa tersebut tersimpan beberapa hal yang menarik. Salah satunya saat Trump dan Kim bertemu, keduanya sama-sama terlihat gugup.

Allan Pease, pakar bahasa tubuh asal Australia menjelaskan, selama 13 detik, Trump menunjukkan dominasi dengan mengulurkan tangannya dahulu.

Kemudian, dia meraba bahu Kim, yang dibalas dengan remasan tangan sekaligus tatapan lurus Kim ke Trump sebelum mereka berpose di depan media. Pease berkata, yang ditunjukkan keduanya bukanlah jabat tangan langsung. Masih ada semacam rasa gelisah dan gugup di antara mereka.

"Keduanya berusaha tidak membiarkan didominasi oleh lawan bicara," kata Pease dalam wawancara dengan Reuters via Straits Times.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved