Airport Corner

Menhub Janji Soal Taksi Bandara Ahmad Yani Semarang Selesai dalam Seminggu

"Tadi pagi General Manager, Direksi telah bertemu dengan Panglima TNI. Insya Allah hal itu bisa diselesaikan,"

Menhub Janji Soal Taksi Bandara Ahmad Yani Semarang Selesai dalam Seminggu
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO P
Penumpang bersiap masuk taksi di terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang, Jumat (8/6/2018). 

TRIBUNJATENG.COM,  SEMARANG - Permasalahan pelayanan taksi di terminal baru Bandara Ahmad Yani terus berlanjut.

Permasalahan tersebut bermula dari laporan masyarakat karena tidak adanya armada taksi hingga dugaan monopoli taksi di terminal baru.

Pantauan Tribun Jateng, terlihat transportasi moda lanjutan yang beroperasi hanya taksi Bandara dan BRT Trans Semarang.

Tidak satu pun terlihat operator taksi lain yang mengangkut penumpang di terminal Bandara. Operator lain hanya menurunkan penumpang di area drop zone (area menurunkan penumpang) di terminal bandara.

Dari hasil penelurusuran Tribun Jateng tarif yang dikenakan saat akan menggunakan taksi tersebut tergolong mahal. Petugas loket taksi menyebutkan tarif yang dikenakan dari Bandara Ahmad Yani hingga Simpanglima sebesar Rp 55 ribu.

"Kami tidak menggunakan argometer. Tapi kami menggunakan tarif. Tarif yang dikenakan per kilometer sebesar Rp 10 ribu," tutur petugas yang enggan menyebutkan nama, Selasa (12/6).

Menurut petugas, pada loket tersebut tidak melayani pemesanan taksi di luar Bandara. Dirinya hanya menyebutkan pemesanan taksi hanya untuk taksi yang beroperasi di Bandara.

"Kalau pesen taksi luar tidak bisa," kata dia.

Melihat fenomena tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dari hasil evaluasi terminal Bandara Ahmad Yani berjalan dengan baik. Namun masih ada kekurangan yaitu taksi.

"Tadi pagi General Manager, Direksi telah bertemu dengan Panglima TNI. Insya Allah hal itu bisa diselesaikan," tuturnya saat memantau posko mudik di stasiun Tawang.

Halaman
1234
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help