Pelaku Usaha di Jalur Pantura Keluhkan Sepi Pengunjung, Anggota DPR Dewi Aryani Minta Pemda Kreatif

Para pemilik rumah makan, warung, toko, dan SPBU mengaku mengalami penurunan pembeli karena mayoritas pemudik memilih memakai tol.

Pelaku Usaha di Jalur Pantura Keluhkan Sepi Pengunjung, Anggota DPR Dewi Aryani Minta Pemda Kreatif
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Kondisi jalur Pantura Kabupaten Tegal terpantau ramai lancar pada H-2 Lebaran, Rabu (13/6/2018). 

Anggota DPR Dewi Aryani beranggapan berbeda mengenai fenomena sepinya jalur Pantura ini.

Dewi yang merupakan anggota legislatif dari Dapil 9 Tegal, Slawi, dan Brebes itu menuturkan, keberadaan jalan tol justru mempermudah dan mempercepat distribusi barang dan modal.

Jadi akan menumbuhkan perekonomian di daerah.

Berkat kehadiran tol tersebut, pengusaha bisa menghemat biaya logistik.

"Daerah bisa menciptakan pusat ekonomi baru malahan. Namun, ini menjadi tantangan baru bagi kepala daerah agar dapat menciptakan lebih banyak titik usaha baru," jelas Daer, sapaan akrabnya, kepada Tribunjateng.com.

Di sisi lain, dia menyebut keberadaan usaha mikro kecil yang membentang di sepanjang jalan nasional itu harus tetap mendapat perhatian pemerintah.

Jangan sampai usaha mikro kecil ini mengalami kebangkrutan sehingga meningkatkan kemiskinan dan pengangguran.

"Perlu kreativitas pemerintah daerah meningkatkan daya tarik di masing-masing kabupaten/kota yang dilewati jalur tol. Mulai dari keragaman budaya dan makanan khas hingga potensi wisata setiap daerah. Hal itu tentu mampu menarik pengguna jalan untuk singgah dan berbelanja sementara waktu," urai anggota Komisi Bidang Tenaga Kerja, Transmigrasi, Kependudukan, dan Kesehatan itu. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help