Pengemudi Ojek Online dan Konvensional Hampir Bentrok di Pekalongan, Ini Penyebabnya

Kawasan sekitar Terminal Tipe A Pekalongan didatangi puluhan pengemudi ojek online (ojol), Rabu (13/6/2018).

Pengemudi Ojek Online dan Konvensional Hampir Bentrok di Pekalongan, Ini Penyebabnya
Tribun Jateng/Budi Susanto
Puluhan Pengendara Gojeck datangi Terminal Tipe A Pekalongan, Rabu (13/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kawasan sekitar Terminal Tipe A Pekalongan didatangi puluhan pengemudi ojek online (ojol), Rabu (13/6/2018).

Rombongan tersebut hendak menemui beberapa pengendara ojek konvensional yang ada di sekitar terminal untuk melakukan mediasi.

Yakni terkait perusakan satu unit mobil milik pengendara GoCar yang disinyalir dilakukan oleh beberapa pengendara ojek konvensional.

Diterangkan Henny Satgas Gojek Kota Pekalongan, akibat perusakan satu unit mobil milik pengemudi Gocar para pengemudi Gojek mendatangi terminal.

"Bukan untuk mengajak bertengkar, tapi karena solidaritas mereka datang untuk melakukan mediasi," ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Ia menerangkan, walaupun sempat memanas, namun situasi akhirnya suasana kembali kondisif.

"Laporan terkait perusakan sudah diproses oleh Polres Pekalongan, dan kini baik pengendara ojek konvensional ataupun Gojek bersama-sama akan melakukan Salat jemaah bersama," paparnya.

Terkait kabar diamankannya beberapa pengendara ojek online akibat kejadian tersebut, dibantah oleh Henny.

"Tidak ada yang diamankan di kantor kepolisian," imbuhnya.

Adapun Kompol I Ketut Lanus yang datang untuk mengantisipasi jika terjadi kericuhan mengatakan kondisi sudah aman dan kedua kubu bisa saling remdam.

"Kami menghimbau jangan mudah terpancing isu, apalagi ini jelang Lebaran, mari besama-sama membuat situasi aman dan damai," timpalnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved