PRIHATIN! Pendukung Paslon Tewas Tertembak, Polda Kirim 2 Peleton Brimob ke Empatlawang

Terkait rusuh antar timses pasangan calon, dua pleton pasukan Brimob Polda Sumsel langsung dikerahkan menuju ke Kabupaten Empatlawang.

TRIBUNJATENG.COM, PALEMBANG - Terkait rusuh antar timses pasangan calon, dua pleton pasukan Brimob Polda Sumsel langsung dikerahkan menuju ke Kabupaten Empatlawang.

Dikerahkannya pasukan Brimob ini dibenarkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Ditegaskan jenderal bintang dua ini, dua pleton Brimob itu langsung diturunkan untuk meredam kericuhan di lokasi kejadian, usai adanya korban yang tewas.

Baca: GILA! Teganya Remaja Tanggung Ini Perkosa Lalu Bunuh Balita Sepupunya Sendiri

"Malam ini sudah saya perintahkan langsung ke lokasi. Besok saya akan ikut ke lokasi, sekarang saya sedang di Muara Enim memantau arus mudik," ujar Zulkarnain, ketika dihubungi Selasa (12/6) malam.

Orang nomor satu di Polda Sumsel ini mengatakan, sebelumnya sudah disiagakan dua pleton Satbrimob di Empatlawang, karena sempat terjadi kericuhan dan paslon nomor dua Joncik Muhammad mengalami luka di kepala usai dilempar gelas.

"Astinya saya akan kesana (Empatlawang). Sebetulnya sudah dua pleton Brimob disana. Karena terjadi lagi saya kirim lagi dua pleton,” ujarnya.

Zulkarnain meminta dua kubu pasangan calon untuk menahan diri agar kericuhan tidak kembali terjadi. Sehingga penyelenggaraan pemilu bisa berlangsung kondusif.

"Saya turut prihatin atas kejadian ini. Saya mengimbau pendukung menahan diri, dan yang melakukan agar menyerahkan diri," ujarnya.

Diketahui sebelumnya, dua kubu tim sukses pasangan Calon Bupati Empatlawang dikabarkan terlibat bentrok.

Akibatnya satu orang timses dari paslon tewas lantaran mengalami luka tembak, sementara tiga orang lainnya mengalami luka-luka. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help