Berkah Lebaran, Pedagang Unggas Dadakan Ini Raup Untung Rp 500 Ribu Sehari

Para pedagang unggas dadakan berjualan sejak H-3 Lebaran, bersamaan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan daging ayam, bebek, dan entog.

Berkah Lebaran, Pedagang Unggas Dadakan Ini Raup Untung Rp 500 Ribu Sehari
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Pedagang unggas dadakan berjualan di area Jalan Patimura, Kabupaten Batang, Kamis (14/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Momentum menjelang Hari Raya Idulfitri dimanfaatkan warga untuk menjadi pedagang unggas dadakan di Kabupaten Batang.

Hal itu antara lain terlihat dari aktivitas di Jalan Patimura yang menjadi pasar unggas dadakan.

Puluhan pedagang berjajar di pinggir jalan, ada yang duduk di tepian dengan beberapa ekor unggas, ada pula yang memanfaatkan sepeda motornya untuk menaruh kandang beserta unggasnya seperti ayam, bebek, dan entog.

Mereka adalah para pedagang unggas dadakan yang sengaja berjualan sejak H-3 Lebaran, bersamaan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan daging ayam, bebek, dan entog.

Satu di antaranya Cahyono. Warga Ujungnegoro, Batang itu sudah tujuh tahun menjadi pedagang unggas dadakan.

Menurut dia, momentum seperti ini harus dimanfaatkan dengan baik, sehingga menjadi berkah tersendiri. Hal itu karena selain memudahkan masyarakat mendapatkan unggas untuk hidangan Lebaran, juga menjadi bisa menjadi tambahan rezeki tersendiri baginya.

Bahkan, dalam sehari Cahyono bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 500 ribu.

"Ya alhamdulillah, ini menjadi momentum yang langka bagi saya, karena hanya setahun sekali. Saya sudah tujuh tahun menjadi pedagang unggas dadakan dengan sepeda motor dan kandang. Kalau pekerjaan sehari-hari saya sebagai karyawan swasta," katanya, kepada Tribunjateng.com, Kamis (14/6/2018).

Cahyono mulai berjualan dari pukul 06.00 pagi hingga menjelang buka puasa.

"Saya mulai berjualan dari H-3 karena sudah mulai ramai permintaan. Dalam sehari saya bisa menjual hingga 70 ekor, itu dari pagi sampai sore. Satu ekor bisa mendapatkan untung sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu, tergantung harganya," jelasnya.

Menurut dia, semakin mendekati Lebaran masyarakat semakin banyak yang membeli, jika dalam istilah di masyarakat Batang ada pasar besar dan pasar kecil.

"Kalau dalam istilah masyarakat Batang itu ada pasar besar dan pasar kecil. Jadi kalau pasar kecil itu H-3 Lebaran, nah kalau H-1 atau pada sehari sebelum Lebaran itu pasar besar, karena semakin dekat Lebaran pasar semakin ramai, termasuk pasar unggas dadakan ini," tuturnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: Vito
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help