Warga Rela Tempuh Jarak 16 Km demi Elpiji Melon

Antrean mengular warga membawa tabung elpiji melon tampak di depan Pangkalan Siaga Elpiji, Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah.

Warga Rela Tempuh Jarak 16 Km demi Elpiji Melon
TRIBUN JATENG/WILUJENG PUSPITA DEWI
Warga mengantre membeli gas tabung melon di Pangkalan Elpiji Siaga, Klampok, Banjarnegara, Kamis (14/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Wilujeng Puspita Dewi

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Sehari menjelang Hari Raya Idulfitri 2018, antrean mengular tampak di depan Pangkalan Siaga Elpiji, Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, Kamis (14/6/2018), sekitar pukul 09.00 WIB.

Puluhan warga tampak menenteng tabung gas melon ukuran 3 kg.

Haryono, seorang warga Purwanegara, mengaku, rela mengantre hingga ke wilayah Klampok yang berjarak sekitar 16 km dari rumahnya.

"Sudah tiga hari sulit mendapatkan gas. Langka sekali. Kami sudah cari di kios, agen, di pom bensin, tapi tidak ada. Katanya di pangkalan sini (Klampok-Red) akan didatangkan," katanya, kepada Tribunjateng.com.

Kelangkaan yang terjadi membuat Haryono dan warga lain menyerbu Pangkalan Siaga Idulfitri yang berada di Klampok itu.

Meski langka, Haryono mengaku sejauh ini tidak ada kenaikan harga. "Harganya tetap, tetapi sangat sulit didapatkan," ucapnya.

Sang pemilik pangkalan enggan memberikan komentar banyak mengenai kejadian itu. Dalam keterangan singkatnya, ia menampik adanya kelangkaan.

Ia menyebutkan bahwa kejadian itu disebabkan oleh lonjakan permintaan konsumen. Bahkan, ia merasa kaget dengan adanya antrean di luar pangkalannya.

"Tidak langka ya. Jumlah gas yang datang tidak mengalami penurunan sama sekali. Cuma ini lebih tepatnya karena kebutuhan gas saja yang melonjak," ungkapnya. (*)

Penulis: Wilujeng Puspita Dewi
Editor: Vito
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help