Hasil UN 2018 MTs Tahfidz Yanbu'ul Qur'an Kudus Peringkat 1 Se-Kudus

MTs Tahfidz Yanbu'ul Qur'an kembali meraih prestasi peringkat 1 se-Kabupaten jenjang MTs pada UN 2018.

Hasil UN 2018 MTs Tahfidz Yanbu'ul Qur'an Kudus Peringkat 1 Se-Kudus
TRIBUN JATENG/GALIH PERMADI
Belasan siswa Pondok MAS Tahfidz Yanbu'ul Qur'an Kudus berkunjung ke kantor Tribun Jateng, Selasa (17/4/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Setelah sukses mengantarkan siswa nya peringkat 1 se-Kabupaten Kudus pada UAMBN BK 2018, MTs Tahfidz Yanbu'ul Qur'an kembali meraih prestasi peringkat 1 se-Kabupaten Kudus jenjang MTs pada UN 2018.

Meskipun mendikbud menyatakan bahwa hasil UN SMP/MTs tahun ini mengalami penurunan secara nasional, namun untuk MTs TYQ karena pada tahun 2018 rata - rata UN MTs TYQ mengalami peningkatan drastis dari 65,57 (2017) menjadi 74,19 (2018).

Hasil tersebut membuat MTs Tahfidz Yanbu'ul Qur'an menduduki peringkat 1 se-Kabupaten Kudus.

"Ini adalah UN pertama saya sebagai kepala MTs TYQ, setelah melihat hasil UN tahun lalu 2017 dimana kita mengalami penurunan dari peringkat 3 (2016) menjadi peringkat 10 se kabupaten jenjang MTs/SMP (2017) bersama tim kurikulum kami langsung membuat beberapa perubahan metode belajar dan pembelajaran, Alhamdulillah hasil nya diluar dugaan, rata-rata UN meningkat drastis bahkan melebihi hasil UN 2016 dimana kita menduduki peringkat 4 provinsi.

Adapun predikat peringkat 1 se kabupaten merupakan bonus bagi kami dan bukan merupakan tujuan utama," Ustadz Yuniar Fahmi Lathif, M. Pd kepala MTs Tahfidz Yanbu'ul Qur'an.

Berdasarkan data dari puspendik kemdikbud pada tahun 2017 rata- rata UN MTs TYQ 65,57 menduduki peringkat 3 se kabupaten dan 11 se jawa tengah untuk jenjang MTs dan untuk jenjang SMP/MTs peringkat 10 se kabupaten.

Sedangkan rata- rata UN 2016 72,54 menduduki peringkat 3 se kabupaten jenjang MTs/SMP, peringkat 1 se kabupaten jenjang MTs dan peringkat 4 se jawa tengah jenjang MTs.

"Untuk peringkat UN 2018 tingkat provinsi jenjang MTs dan peringkat kabupaten jenjang MTs/SMP kami sudah menghubungi dinas pendidikan tetapi masih menunggu data resmi dari dinas pendidikan Provinsi, ditunggu saja, insyaallah hasilnya lebih baik dari tahun lalu," ujarnya.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help