Tambah Sumber Mata Air, PDAM Kabupaten Tegal Alirkan 200 Liter Air per Detik

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tegal akan menambah sumber mata air untuk meningkatkan debit air

Tambah Sumber Mata Air, PDAM Kabupaten Tegal Alirkan 200 Liter Air per Detik
Air_Bersih

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Tegal akan menambah sumber mata air untuk meningkatkan debit air yang disalurkan kepada para pelanggan.

Kini, sumber mata air yang berada di wilayah Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal itu diperkirakan dapat menghasilkan air sebanyak 200 liter air perdetik.

Kepala Bagian Hubungan Langganan PDAM Kabupaten Tegal, M Puguh mengatakan, kebutuhan air bersih di wilayah Kabupaten Tegal masih sangat tinggi.

Sebab, masih banyak wilayah yang belum ada jaringan air, dan keterbatasan debit air menuju sejumlah wilayah di antaranya, Kecamatan Suradadi dan Kecamatan Warureja. 

"Kami terus mengembangkan sumber mata air dengan memanfaatkan dua sumber di Dukuh Tenjo, Desa Jejeg dan Desa Sigedong, Bumijawa. Dua sumber mata air itu telah dibeli PDAM," kata Puguh kepada Tribunjateng.com, Rabu (27/6/2018).

Menurutnya, pengembangan dua sumber mata air itu dilakukan mulai awal tahun 2018.

Ia merencanakan, pembangunan dilakukan dua tahap hingga tahun 2019.

Dengan adanya tambahan suplai air tersebut, Puguh berharap, stabilitas tekanan air untuk pelanggan bisa stabil.

Selain itu, suplai air juga dilakukan untuk pengembangan jaringan yang belum teraliri air PDAM.

"Debit air diperkirakan bisa mencapai 200 liter per detik. Jika dimungkinkan, akan menambah jumlah pelanggan," tambahnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, bagi wilayah yang belum ada jaringan air, PDAM telah mempersiapkan lima armadanya untuk mendistribusikan air bersih.

Namun, kata Puguh, masyarakat yang membutuhkan air diminta untuk menyediakan bak penampungan air.

Sebab, PDAM juga mengharapkan peran serta pemerintah desa ikut menyediakan bak penampungan air agar masyarakat lebih mudah membeli air bersih.

"Pemerintah desa yang belum ada jaringan PDAM bisa mengelola air bersih. Ini akan sangat membantu masyarakat," pungkasnya.

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help