Perancis dan Spanyol Bergantian Menguasai Pulau Ini Tiap Enam Bulan

Di tengah sungai Bidasoa yang membelah Perancis dan Spanyol, terdapat sebuah pulau tak berpenghuni bernama Pulau Pheasant.

Perancis dan Spanyol Bergantian Menguasai Pulau Ini Tiap Enam Bulan
Elpais.com
Pulau Pheasant 

TRIBUNJATENG.COM - Perebutan wilayah selalu menjadi salah satu sunber utama konflik bersenjata sepanjang sejarah dunia.

Bahkan tak jarang ambisi sebuah negara memperluas wilayah memicu konflik bersenjata global misalnya Perang Dunia II atau Perang Teluk I.

Namun, tak semua perebutan wilayah berujung pertumpahan darah. Apa yang dilakukan Spanyol dan Perancis ini mungkin bisa menjadi contoh terbaik cara menyelesaikan konflik bersenjata.

Di tengah sungai Bidasoa yang membelah Perancis dan Spanyol, terdapat sebuah pulau tak berpenghuni bernama Pulau Pheasant.

Pulau Pheasant
Pulau Pheasant (BBC)

Akibat lokasinya yang berada di tengah-tengahsungai maka kedua negara sama-sama mengklaim pulau seluas 6.820 meter persegi itu sebagai wulayahnya.

Nah, untuk menghindarkan konflik lebih besar, kedua negara sepakat untuk saling bertukar kepemilikan pulau itu setiap enam bulan sekali.

Pada akhir Januari lalu, Perancis menyerahkan pulau itu kepada Spanyol yang akan menjadi pemilik untuk setengah tahun ke depan. Dan cara ini sudah berlangsung selama 350 tahun.

Sebenarnya, tak ada apa-apa di pulau kosong itu kecuali sebuah monumen tua untuk memperingati peristiwa bersejarah pada 1659.

Selama tiga bulan, Perancis dan Spanyol berunding untuk mengakhiri perang panjang yang sudah berlangsung selama 30 tahun. Namun, pulau di tengah sungai ini yang baik oleh Perancis dan Spanyol dianggap sebagai wilayah alami mereka.

Saat pembicaraan berlangsung, jembatan kayu dibuat khusus menuju pulau itu dari sisi Perancis dan Spanyol, sementara di ujung jembatan tentara kedua negara tetap bersiaga.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help