Pilgub Jateng

KPU Solo Gelar Rapat Pleno Terbuka Hasil Pilgub Pakai Pernak-pernik Asian Games 2018

Ia menegaskan, meski memakai tema Asian Games, aspek-aspek dalam gelaran rapat pleno KPU ini tak diabaikannya.

KPU Solo Gelar Rapat Pleno Terbuka Hasil Pilgub Pakai Pernak-pernik Asian Games 2018
akbar hari mukti

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Ada yang berbeda di kegiatan rekapitulasi suara hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) tingkat kabupaten/kota di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Kamis (5/7/2018) pagi. Pasalnya ada pernak-pernik bernuansa Asian Games 2018 di kegiatan itu.

Pada rekapitulasu suara hasil Pilgub Jateng itu, para anggota KPU Solo mengenakan seragam kaos bertuliskan 18th Asian Games 2018. Juga mereka memakai pin Asian Games dan aksesoris kepala bertema senada.

Di gedung KPU juga dihiasi dengan pernak-pernik Asian Games. Di antaranya beberapa bendera sejumlah peserta pesta olahraga seluruh Asia yang akan digelar di Jakarta-Palembang tersebut.

Tampak para anggota KPU Solo ini beberapa kali meneriakkan yel-yel Asian Games seolah menunjukan gelora semangat penyelenggaraan Asian Games yang akan berlangsung di Indonesia 17 Agustus mendatang.

Ketua KPU Solo, Agus Sulistyo menjelaskan tema Asian Games adalah tema yang sejak awal dipikirkannya.

Alasannya, ia ingin memberikan sesuatu yang berbeda di rekapitulasi tersebut.

"Tidak hanya demam Piala Dunia saja, tapi juga Asian Games. Apalagi Indonesia saat jadi tuan rumah. Ini bagian dari tanggung jawab kami untuk ikut melakukan sosialisasi," paparnya di sela kegiatan.

Ia menjelaskan, tema Asian Games itu dimaksudkan untuk mengajak masyarakat ikut dalam euforia gelaran tersebut. Menurutnya ini termasuk dalam bentuk politik entertainment.

"Ini bentuk nasionalisme kami. Tidak hanya demam Piala Dunia, kami ingin masyarakat juga demam Asian Games yang digelar di publik sendiri," ungkap dia.

Ia menegaskan, meski memakai tema Asian Games, aspek-aspek dalam gelaran rapat pleno KPU ini tak diabaikannya.

"Aspek administrasi dan lain-lain tetap kita jaga. Hanya kemasannya kami jadikan lebih unik saja," papar dia. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved