Honda Sukses Jual 1,9 Juta Unit Skuter

GM Sales Division PT Astra Honda Motor, Ignatius Didi Kwok menyatakan, pasar skuter berkembang dengan baik.

Honda Sukses Jual 1,9 Juta Unit Skuter
ISTIMEWA
Honda Scoopy tema Replika Helm Nolan Melandri 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Motor skuter memiliki segmen pasar yang luas. Berdasarkan data dari Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) pasar motor skuter mencapai 84 persen. Luasnya pasar tersebut dianggap disebabkan motor skuter dinilai praktis dan penuh gaya.

PT Astra Honda Motor berhasil mencatatkan peningkatan penjualan sepeda motor di segmen skuter. Pada semester I-2018, penjualan skuter Honda tercatat meningkat 12,16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

GM Sales Division PT Astra Honda Motor, Ignatius Didi Kwok menyatakan, pasar skuter berkembang dengan baik. Hal tersebut terlihat dari karakteristik tipe skuter yang memberikan kemudahan kepada pengguna.

"Karakteristiknya praktis dan mudah dikendarai," ujar Ignatius, Kamis (5/7).

Dia menjelaskan, tiap segmen memilki konsumennya sendiri. Hal tersebut berdasar minat pelanggan pada model skuter yang sesuai dengan kebutuhan mereka. "Secara volume, low segmen paling besar," katanya.

Melihat data AISI, segmen skuter mencapai 84 persen dibandingkan dengan segmen motor lainnya. Dari jumlah tersebut, Honda telah menjual motor skuter 1.929.090 unit pada semester I-2018. Angka tersebut meningkat 12,16 persen dibandingkan penjualan di semester I tahun lalu, yakni 1.719.845 unit.

Ignatius menambahkan, untuk motor skuter produksi Astra Honda Motor yang menjadi favorit adalah Honda Beat. "Semester I ini penjualan Honda Beat mencapai 883.575 unit," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Public Relations Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro menyatakan, segmen skuter dinilai memiliki pasar yang luas karena konsumen tidak hanya melihat motor sebagai kendaraan.

"Pilihan konsumen saat ini adalah motor-motor yang lifestyle karena karakter konsmen yang tidak ingin sekedar naik motor tapi juga gaya," ujarnya, Rabu (4/7).

Menurutnya saat ini pasar sepeda motor Indonesia di dominasi oleh automatic category. Hal tersebut lantaran pasar tersebut memiliki pasar yang luas dan bervariasi dari tipe low price sampai dengan premium.

Sementara itu, Ketua Umum AISI, Johannes Loman menyatakan, besarnya pasar motor skuter besar karena praktis dan memenuhi selera anak muda.

Walaupun begitu, ia memperkirakan angka tersebut akan tetap stabil karena banyaknya tipe motor lain menjadi sebab utama. "Diperkirakan akan tetap stagnan pada angka itu karena masyarakat memiliki selera yang berbeda-beda dan tipe motor juga masih ada yang lain," ujarnya. (Kontan)

Editor: Catur waskito Edy
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help