HUT BPJS Kesehatan ke 50, Direksi Turun Gunung Layani Peserta JKN-KIS

Lebih dari empat tahun program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan berjalan.

HUT BPJS Kesehatan ke 50, Direksi Turun Gunung Layani Peserta JKN-KIS
muh radlis

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Lebih dari empat tahun program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan berjalan.

Sebagai satu rangkaian kegiatan HUT BPJS Kesehatan ke 50 serta memastikan peserta JKN-KIS mendapat pelayanan terbaik, para Direksi BPJS Kesehatan terjun langsung meninjau pelayanan di sejumlah Kantor Cabang BPJS Kesehatan. Tak hanya itu, mereka pun turut melayani langsung para peserta JKN-KIS yang datang berkunjung ke kantor cabang BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan cabang Semarang, Bimantoro, mengatakan, direksi BPJS Kesehatan "turun gunung" ini merupakan wujud komitmen dalam menjaga dan mengoptimalkan mutu pelayanan kepada peserta JKN-KIS.

"Kepuasan dan loyalitas peserta jadi prioritas kami. Untuk itu, ke depan kami berharap para Duta BPJS Kesehatan makin terpacu memaksimalkan layanan," kata Bimantoro usai melayani peserta JKN-KIS di kantor layanan operasional Kabupaten Demak, Senin (5/7/2018).

Bimantoro menegaskan, kualitas layanan BPJS Kesehayan tidak boleh stagnan sebab ekspektasi dan harapan peserta JKN-KIS semakin meningkat.
Pada kegiatan eksekutif frontliner ini, Bimantoro menggantikan sementara petugas frontliner BPJS Kesehatan di Demak.

Hal ini dilakukan Bimantoro ubtuk memberikan pelayanan langsung kepada peserya JKN-KIS maupun masyarakat umum yang datang di loket fast track (pelayanan cepat).

"Berinteraksi dan melayani langsung peserta JKN-KIS tentu menjadi kesan tersendiri bagi kami. Tugas frontliner sebagai garda terdepan pelayanan peserta JKN-KIS di Kantor BPJS Kesehatan memiliki tantangan tersendiri," ucap Bimantoro.

Menurut Bimantoro, Indonesia mengalami pertumbuhan sangat pesat dibanding negara lain yang menerapkan sistem jaminan sosial.

Pertumbuhan peserta program jaminan kesehatan di Indonesia dalam waktu empat tahun ini mencapai 80 persen dari total penduduk Indonesia.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help