Sahuri Minta Pemberian SKTM ke yang Tidak Mampu Benar-benar Berdasarkan Data yang Valid

Ia berharap penerima SKTM benar-benar dari keluarga tidak mampu yang sudah terdaftar di Desa ataupun Kecamatan sehingga berhak mendapatkannya

Sahuri Minta Pemberian SKTM ke yang Tidak Mampu Benar-benar Berdasarkan Data yang Valid
tribunjateng.com/dok
ILUSTRASI pelaja SMA 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Sahuri meminta agar proses pemberian Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) benar-benar valid.

Hal itu diungkapkan Sahuri selaku Anggota Komisi IV yang membidangi Pendidikan dan Kesehatan melihat maraknya permintaan SKTM untuk pendaftaran peserta didik baru SMA/SMK di wilayah Kabupaten Tegal.

Ia berharap penerima SKTM benar-benar dari keluarga tidak mampu yang sudah terdaftar di Desa ataupun Kecamatan  sehingga berhak mendapatkannya.

"SKTM diperuntukan bagi keluarga yang secara ekonomi kurang beruntung untuk bisa menikmati pendidikan," ucap Sahuri kepada Tribunjateng.com, Jumat (6/7/2018).

Lebih lanjut, ia ingin pemberian SKTM jangan sampai terjadi karena adanya kedekatan keluarga atau keperluan lain yang dapat menghilangkan hak-hak keluarga tidak mampu.

Maraknya permintaan SKTM ini muncul seiring diberlakukannya Permendikbud No 14 tahun 2018 tentang penerimaan peserta didik baru SMA/SMK negeri.

Dalam Peraturan tersebut dijelaskan bahwa warga ekonomi kurang beruntung atau tidak mampu yang memiliki SKTM dapat secara otomatis masuk SMA/SMK negeri.

Pada Permendikbud tersebut, kuota minimal bagi para penerima SKTM sebesar 20 persen.

Pengurusan untuk pembuatan SKTM sendiri diproses melalui kantor Desa/Lurah dan Kecematan setempat.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help