Home »

Solo

Terminal Tirtonadi Solo Jadi Pilot Project Program Penerimaan Negara Bukan Pajak

Koordinator Terminal Tirtonadi, Joko Supriyanto menjelaskan, Kemenhub telah menunjuk Terminal Tirtonadi jadi percontohan untuk pengelolaan aset

Terminal Tirtonadi Solo Jadi Pilot Project Program Penerimaan Negara Bukan Pajak
Tribun jateng/akbar hari mukti
Penumpang berdatangan di Terminal Tipe A Tirtonadi, Solo, Rabu (13/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Terminal Tipe A Tirtonadi Solo menjadi pilot project program Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lewat sewa menyewa aset terminal oleh Kementerian.

Dengan itu, maka urusan sewa menyewa lahan di terminal tersebut lebih mudah.

Koordinator Terminal Tirtonadi, Joko Supriyanto menjelaskan, Kemenhub telah menunjuk Terminal Tirtonadi jadi percontohan untuk pengelolaan aset terminal dalam hal Penerimaan Negara Bukan Pajak.

Hal itu berarti terminal berkewenangan menjalin kerjasama dengan swasta mengelola aset di dalamnya, atas seizin Kemenhub.

"Setelah menjadi terminal tipe A yang dipegang Kemenhub, terminal ini menjadi terminal pertama yang memanfaatkan PNBP," paparnya, Jumat (6/7/2018).

Ia menjelaskan, hal tersebut tercantum di Peraturan Pemerintah nomor 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara, Peraturan Menteri Keuangan RI nomor 57/PMK06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Sewa Barang Milik Negara dan Peraturan Menteri Perhubungan nomor 133 tahun 2016 tentang Pelimpahan Sebagian Wewenang Menteri Perhubungan dalam Rangka Pengelolaan Barang Milik Negara di Lingkungan Kementerian Perhubungan.

Ia menilai, Tirtonadi merupakan terminal pertama yang memanfaatkan aset yang ada di terminal tersebut. Pada 2016 lalu, perpindahan terminal yang dikelola Pemkot beralih ke Kemenhub RI.

Pada 2017 menurutnya segala administrasi dan potensi yang dimiliki terminal menjadi aset negara dan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat yang ingin menyewa kios dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Hal itu terlampir di surat persetujuan Menkeu nomor 5-26/MK6/KN/2018 tanggal 21 Februari tentang Persetujuan Sewa Atas Barang Milik Negara (BMN) Berupa tanah dan bangunan pada kementerian perhubungan, terminal tersebut dapat menyediakan lahan berupa kios kepada masyarakat untuk disewakan.

"Kami menyediakan berbagai lahan seperti kios, loket penjualan, bengkel yang bisa digunakan untuk masyarakat," ujar dia.

Lebih jauh ia menjelaskan, ketentuan itu akan diterapkan dalam waktu dekat usai segala administrasi yang mengatur penggunaannya rampung diselesaikan.

"Terminal Tirtonadi punya 158 kios, 1 bengkel dan puluhan loket penjualan travel. Musim liburan jadi potensi tertinggi pemasukan terminal dari segala aspek," kata dia. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help