FKPT Jateng dan Pemkot Salatiga Akan Gelar Diskusi Penguatan Aparatur Kelurahan Cegah Terorisme

Ketua FKPT Jateng, Budiyanto mengatakan, kegiatan ini akan dilaksanakan di Hotel Laras Asri Salatiga, Rabu (11/7/2018).

FKPT Jateng dan Pemkot Salatiga Akan Gelar Diskusi Penguatan Aparatur Kelurahan Cegah Terorisme
Ilustrasi teroris 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Tengah bersama Pemkot Salatiga akan menyelenggarakan kegiatan Dialog Penguatan Kapasitas Aparatur Kelurahan dan Desa  dalam mencegah gerakan terorisme di tengah masyarakat.

Ketua FKPT Jateng, Budiyanto mengatakan, kegiatan ini akan dilaksanakan di Hotel Laras Asri Salatiga, Rabu (11/7/2018).

Pesertanya sebanyak 100 orang dari kalangan aparatur kelurahan, kecamatan, Babinsa (TNI AD) dan Babinkamtibmas (Polri) di  Kota Salatiga.

‘”FKPT Jateng salah satu misinya mengkoordinasikan potensi-potensi yang ada di masyarakat  untuk diajak bersama-sama mencegah  gerakan terorisme agar  tidak tumbuh subur di Jateng, “ ujar Ketua FKPT Jateng, Budiyanto di Semarang, melalui keterangan persnya pada Tribunjateng.com, Minggu (8/7).

Menurutnya, kali ini yang menjadi mitra adalah Pemkot Salatiga. Diharapkan, berikutnya pemkot/pemkab yang lain dapat merealisasikan kerjasama seperti ini.

Sebelumnya FKPT Jateng sudah menjalin kerjasama dengan berbagai elemen di Jateng untuk bersama-sama mencegah gerakan teror, misalnya dengan KNPI, ormas pemuda, DPRD Jateng , Dinpora  Kota Semarang dan sebagainya.

Adapun, pada dialog ini akan hadir sebagai nara sumber yaitu Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggukangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol Ir M Hamli, mengulas tentang Strategi dan Kebijakan BNPT Dalam Pencegahan Terorusme.

selanjutnya Sri Yanuarti, Peneliti  Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia /LIPI mengulas Penanggulangan Terorisme di Indonesia. Wakil Wali Kota Salatiga, HM Haris SS, M.Si mengulas tentang Pola Pembinaan Aparatur Kelurahan Dalam Mencegah Aksi Teror.

Serta Kapolres Salatiga, AKBP Yimmy Kurniawan mengulas tentang Pemahaman Dini Terhadap Paham Radikal Teror Melalui Kearifan Lokal.

Sebelumnya FKPT tekah melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Salatiga, HM Hari . Dalam kesempatan itu, Haris mengungkapkan, dari beberapa kejadian  aksi teror  di berbagai tempat akhir-akhir ini, para pelakunya ternyata diketahui setiap hari  hidup di tengah-tengah pemukiman masyarakat atau perkampungan.

"Artinya tidak berada di satu kamp teror yang jauh dari masyarakat," ujarnya.

Maka, penting untuk para aparatur di tingkat bawah memamahmi gejala-gejala  gerakan teror, agar mereka dapat melakukan deteksi dini dan segera berkoordunasi dengan aparat jika mengetahui ada gejala-gejala mgerakan teror.(*)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help