Kalah dari Persib Bandung, Pelatih PSIS Sebut Timnya Kekurangan Target Man

PSIS Semarang gagal mewujudkan misi mencuri poin di kandang Persib Bandung dalam lanjutan pertandingan Liga 1

Kalah dari Persib Bandung, Pelatih PSIS Sebut Timnya Kekurangan Target Man
tribunjateng/franciskus ariel setiaputra/ist
PSIS Semarang bakal melakoni laga berat menghadapi tuan rumah Persib Bandung, Minggu malam (8/7/2018) lanjutan pekan ke 14 Liga 1, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - PSIS Semarang gagal mewujudkan misi mencuri poin di kandang Persib Bandung dalam lanjutan pertandingan Liga 1 pekan ke 14, menghadapi tuan rumah Persib, Minggu (8/7/2018) malam.

Duel kedua tim ini dilangsungkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Mahesa Jenar harus mengakui kekalahan tipis 1-0 dalam pertandingan ini.

Gol semata wayang Persib diciptakan oleh striker jangkung mereka, Ezechiel N'douassel di menit ke 40, memanfaatkan umpan crossing Supardi Nasir.

Menanggapi kekalahan atas Persib, pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese mengatakan, skuat asuhannya sempat gugup di awal laga karena dukungan Bobotoh yang hadir langsung ke Stadion. Faktor ini membuat permainan PSIS sulit berkembang.

Disisi lain, faktor kehilangan sosok Ibrahim Conteh juga turut mempengaruhi permainan PSIS.

"Kami datang dengan jumlah gelandang minus conteh. Jadi kami berudaha beradaptasi dengan situasi ini. Di babak pertama pemain kami sempat gugup karena bermain di hadapan 30 sampai 40 ribu pendukung tuan rumah. Ini tidak mudah, khususnya bagi saya yang kaget pertama kali datang kesini," ujar Vincenzo Annese seusai laga.

Lebih lanjut, allenatore asal Italia ini tetap mengapresiasi permainan anak buahnya, sebab di babak kedua, PSIS menunjukkan permainan yang lebih baik dibandingkan Persib. Meski begitu, tidak adanya sosok target man di skuat PSIS yang bisa diandalkan sebagai lone striker membuatnya cukup kecewa.

"Kami tidak punya pemain seperti Ezechiel (striker Persib), kami punya Bruno tapi dia punya karakter yang berbeda, Bruno juga pemain bagus tapi dia punya perbedaan yang jauh jadi kami memaksa dia turun ke tengah dan membuat game yang bagus. Mungkin kamu bisa lihat keberuntungan atau lain tapi itulah sepakbola. Pada 20 menit awal kami melihat sekitar ada 40 ribu orang dan pemain kami sebelumnya mungkin belum pernah bermain di depan orang sebanyak itu," ujarnya.

Sementara itu, pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, mengatakan kemenangan atas PSIS ini menjadi modal bagus sebelum Persib bertandang ke markas Perseru Serui.

"Yang pertama yang paling penting adalah kami bisa menangi laga ini. Tiga poin yang sangat penting di kandang karena kini kami semakin dekat ke posisi atas. Saya pikir seharusnya kami pada babak kedua bisa mencetak 1-2 gol lagi tapi gagal. Lawan juga tadi mampu memainkan bola dengan baik dan bermain bagus, saya katakan sebelumnya yang terpenting kita bisa dapatkan 3 poin," ujarnya.

Skor ini membuat PSIS tak beranjak dari posisi buncit klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 14 poin dari 14 pertandingan.

Terdekat, PSIS Semarang akan menghadapi Madura United di Stadion Moch Soebroto, Magelang, 12 Juli mendatang.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help